Rabu, 2 September 2026 |
oleh: Toad Isbani
Pesawat tanpa
awak atau drone merupakan salah satu teknologi digital yang semakin
banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Drone adalah perangkat berbentuk pesawat kecil yang dapat terbang
tanpa dikendalikan langsung oleh manusia di dalamnya. Pengoperasiannya
dilakukan menggunakan pengendali jarak jauh atau sistem otomatis yang telah
diprogram sebelumnya. Kehadiran drone memberikan cara baru bagi manusia untuk melihat dan mempelajari lingkungan dari
sudut pandang yang berbeda. Jika biasanya lingkungan diamati dari permukaan
tanah, drone memungkinkan kita memperoleh gambaran dari udara sehingga wilayah
yang luas dapat terlihat dengan lebih jelas. Teknologi ini menjadi contoh bahwa
perkembangan teknologi digital dapat membantu manusia dalam mengumpulkan informasi, melakukan
pengamatan, serta memahami kondisi lingkungan secara lebih efektif.
Dalam kegiatan pembelajaran, drone dapat
digunakan sebagai sarana untuk mengenal lingkungan sekitar sekolah, rumah,
maupun wilayah tertentu. Kamera yang
terdapat pada drone mampu merekam
foto dan video dari ketinggian sehingga dapat memperlihatkan kondisi jalan,
pepohonan, sungai, persawahan, bangunan, hingga perubahan penggunaan lahan.
Misalnya, murid dapat membandingkan
kondisi lingkungan yang masih banyak ditumbuhi tanaman dengan wilayah yang
telah dipenuhi bangunan. Hasil pengamatan tersebut dapat digunakan untuk
memahami pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan. Drone juga dapat membantu
mengenali masalah lingkungan, seperti penumpukan sampah, berkurangnya ruang
terbuka hijau, kerusakan lahan, atau perubahan aliran air. Dengan demikian,
pembelajaran menjadi lebih menarik karena murid tidak hanya membaca teori,
tetapi juga belajar mengamati lingkungan berdasarkan data visual.
Pemanfaatan drone
juga mengajarkan pentingnya keterampilan berpikir kritis dan bertanggung jawab
dalam menggunakan teknologi. Data berupa foto atau video hasil pemantauan tidak
boleh langsung disimpulkan tanpa melakukan pengamatan dan analisis yang tepat.
Murid dapat belajar mengidentifikasi objek, membandingkan kondisi, mencatat
perubahan, kemudian menyusun kesimpulan berdasarkan bukti. Dalam kegiatan
kelompok, murid dapat membuat peta sederhana lingkungan sekolah berdasarkan
hasil pengamatan dari udara. Mereka juga dapat mendiskusikan tindakan yang
dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan, mengurangi sampah, menambah tanaman,
dan melindungi lingkungan. Kegiatan seperti ini menghubungkan pembelajaran
Informatika dengan ilmu pengetahuan alam, geografi, serta pendidikan karakter.
Namun, penggunaan drone harus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan, aturan
penerbangan, privasi, dan etika. Drone
tidak boleh diterbangkan sembarangan,
terutama di tempat yang berisiko atau untuk merekam orang tanpa izin. Murid
perlu memahami bahwa teknologi bukan
sekadar alat untuk menghasilkan gambar yang menarik, tetapi juga sarana untuk
memperoleh informasi dan menyelesaikan masalah secara bijaksana. Melalui
pembelajaran menggunakan drone, murid dapat mengenal lingkungan secara lebih
luas sekaligus mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan mengolah
informasi, dan kepedulian terhadap alam. Pengalaman tersebut diharapkan
membentuk generasi yang cerdas menggunakan teknologi serta memiliki kesadaran
untuk menjaga lingkungan demi kehidupan yang lebih baik.
Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.
Silahkah diuprek Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani.
#Pendidikan,#Toad Isbani,#LiterasiDigital,#MenulisSetiapHari,#Literasi,#Perjuangan,#Berkarya,#informatika mtsnska1,#Wijayalabs.com,#Perjuangan,#Toad Isbani,#eventmenulissetiaphari,#lombablogomjay
keren paakk
BalasHapusayo, jadikan semua foto yang kita punya bisa bersaksi dalam aktivitas kita. salam literasi untuk semua.
Hapus