Rabu, 09 September 2026

,

 @masto.asyk 

Sumber gambar: Foto dari HP Pribadi

Rabu, 9 September 2026 | oleh: Toad Isbani         

Sampah organik merupakan salah satu jenis limbah yang paling banyak dihasilkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti sisa makanan, kulit buah, sayuran, daun kering, dan potongan tanaman. Jika dibuang begitu saja, sampah tersebut dapat menumpuk, menimbulkan bau tidak sedap, mengundang lalat, serta menghasilkan gas rumah kaca ketika membusuk tanpa pengelolaan yang baik. Salah satu cara sederhana untuk mengatasinya adalah menggunakan komposter. Komposter merupakan alat atau wadah yang membantu proses penguraian bahan organik oleh mikroorganisme. Dengan pengelolaan yang tepat, sebagian sampah organik tidak lagi berakhir di tempat pembuangan, tetapi dapat diolah menjadi kompos dan menghasilkan cairan yang sering dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair. Karena itu, komposter memiliki potensi nyata untuk mengurangi jumlah limbah rumah tangga maupun limbah organik di lingkungan madrasah.

Secara teknis, komposter sebenarnya tidak harus dibeli karena dapat dibuat sendiri menggunakan bahan yang mudah ditemukan. Wadah plastik bekas yang memiliki tutup dapat dimanfaatkan sebagai komposter sederhana. Wadah tersebut sebaiknya diberi lubang atau sistem penampungan cairan agar proses penguraian berlangsung lebih terkendali. Sampah organik dipotong menjadi bagian kecil agar lebih mudah terurai, kemudian dimasukkan secara bertahap ke dalam wadah. Bahan yang terlalu basah dapat dicampur dengan bahan kering seperti daun kering atau potongan kardus tanpa tinta berlebihan. Untuk mempercepat penguraian, dapat digunakan aktivator kompos atau mikroorganisme pengurai sesuai petunjuk penggunaannya. Komposter perlu ditempatkan di lokasi teduh dan diperiksa secara berkala agar kelembapannya tidak berlebihan serta tidak menimbulkan bau menyengat.

Cairan yang terkumpul dari proses penguraian dapat dimanfaatkan sebagai bahan pupuk organik cair setelah melalui pengolahan dan pengenceran yang sesuai. Cairan tersebut jangan langsung digunakan dalam konsentrasi tinggi pada tanaman karena dapat terlalu kuat dan berpotensi merusak tanaman. Sementara itu, bahan padat yang telah matang dapat digunakan sebagai kompos untuk memperbaiki kondisi tanah. Manfaat komposter menjadi semakin besar apabila dilakukan secara rutin dan konsisten. Misalnya, sisa sayuran dan kulit buah dari dapur setiap hari dapat dipisahkan sejak awal sehingga tidak bercampur dengan sampah plastik, kaca, atau logam. Kebiasaan sederhana tersebut membuat proses pengolahan menjadi lebih mudah sekaligus meningkatkan kesadaran untuk memilah sampah dari sumbernya.

Komposter memang mampu membantu mengurangi limbah sampah organik, meskipun bukan berarti seluruh persoalan sampah dapat diselesaikan hanya dengan satu alat. Keberhasilannya sangat bergantung pada kebiasaan memilah sampah, kapasitas komposter, perawatan, dan konsistensi penggunaannya. Di rumah, komposter dapat membantu mengurangi sampah dapur yang dibuang setiap hari. Di madrasah, penggunaannya dapat menjadi sarana pembelajaran nyata tentang lingkungan, pengelolaan sampah, sains, dan tanggung jawab bersama. Murid dapat belajar bahwa sesuatu yang dianggap tidak berguna ternyata masih memiliki nilai apabila dikelola dengan benar. Dari sebuah komposter sederhana, tumbuh kebiasaan menjaga kebersihan, mengurangi sampah, memanfaatkan kembali bahan organik, dan merawat lingkungan secara berkelanjutan. Dengan langkah kecil yang dilakukan bersama-sama, lingkungan sehari-hari dapat menjadi lebih bersih, sehat, dan ramah bagi kehidupan.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani.

Selasa, 08 September 2026

,

 @masto.asyk

Sumber gambar: Foto dari HP Pribadi  di ruang Laborat

Selasa, 8 September 2026 | oleh: Toad Isbani         

Pembelajaran Informatika di laboratorium komputer membutuhkan pengelolaan perangkat yang efektif agar kegiatan belajar berlangsung tertib, terarah, dan interaktif. Salah satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan adalah Veyon Master, yaitu perangkat lunak yang memungkinkan guru memantau dan mengelola komputer peserta didik dari satu komputer utama. Dengan aplikasi ini, guru dapat melihat tampilan layar komputer yang digunakan murid secara bersamaan melalui komputer guru. Pemanfaatan Veyon Master membantu guru mengetahui proses belajar secara langsung tanpa harus berpindah dari satu komputer ke komputer lainnya. Kondisi tersebut sangat bermanfaat ketika guru memberikan latihan pengoperasian aplikasi, praktik membuat dokumen, mengolah data, maupun kegiatan pembelajaran berbasis internet.

Salah satu kemampuan Veyon Master adalah remote control, yaitu guru dapat melakukan kendali jarak jauh terhadap komputer tertentu yang terhubung dalam jaringan laboratorium. Dalam pembelajaran, fitur ini dapat digunakan secara terarah untuk memberikan contoh, membantu murid ketika mengalami kesulitan, atau menunjukkan langkah penggunaan suatu aplikasi. Guru juga dapat menampilkan layar komputer tertentu kepada seluruh peserta didik sehingga hasil pekerjaan seorang murid dapat dijadikan contoh pembelajaran bersama. Penggunaan remote control bukan dimaksudkan untuk mengambil alih kegiatan murid secara terus-menerus, melainkan sebagai sarana pendampingan dan pengawasan agar proses pembelajaran berjalan efektif. Dengan demikian, teknologi jaringan komputer dapat dimanfaatkan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih terkontrol sekaligus interaktif.

Veyon Master juga dapat membantu guru mengetahui aktivitas yang sedang diakses melalui komputer laboratorium, terutama melalui tampilan layar komputer peserta didik. Guru dapat melihat apakah murid sedang mengerjakan tugas, membuka aplikasi yang berkaitan dengan materi, atau justru mengakses halaman yang tidak berhubungan dengan pembelajaran. Pemantauan tersebut penting untuk menjaga fokus dan kedisiplinan selama kegiatan praktikum. Namun, penggunaannya harus tetap memperhatikan etika, privasi, transparansi, dan aturan madrasah. Murid sebaiknya diberi penjelasan sejak awal bahwa komputer laboratorium berada dalam sistem pembelajaran yang dapat dipantau oleh guru. Pemantauan hendaknya dilakukan hanya untuk kepentingan pendidikan, keamanan perangkat, dan pengelolaan kelas, bukan untuk mengakses informasi pribadi murid yang tidak berkaitan dengan kegiatan pembelajaran.

Penggunaan Veyon Master menunjukkan bahwa pembelajaran Informatika tidak hanya mengajarkan cara menggunakan komputer, tetapi juga memperkenalkan pemanfaatan teknologi jaringan secara nyata. Guru dapat mengelola banyak komputer dengan lebih efisien, memberikan bantuan secara cepat, serta menjaga kegiatan praktikum tetap sesuai tujuan pembelajaran. Di sisi lain, murid belajar menggunakan perangkat digital secara bertanggung jawab karena memahami bahwa teknologi memiliki aturan dan etika dalam penggunaannya. Laboratorium Informatika pun dapat menjadi ruang belajar yang modern, tertib, aman, dan produktif. Dengan pendampingan guru yang bijaksana, Veyon Master dapat menjadi salah satu sarana pendukung pembelajaran digital yang membantu murid meningkatkan keterampilan teknologi sekaligus membangun sikap disiplin dan bertanggung jawab dalam menggunakan perangkat komputer.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani.

Senin, 07 September 2026

,

 @masto.asyk

Sumber gambar: Foto dari HP Pribadi  di ruang kelas 8C

Senin, 7 September 2026 | oleh: Toad Isbani         

Pelaksanaan ulangan harian online di kelas 8C MTsN Surakarta 1 menjadi salah satu wujud nyata implementasi madrasah digital dalam proses pembelajaran. Sebelum pelaksanaan ulangan, murid telah diinformasikan agar membawa telepon pintar atau HP sebagai perangkat digital yang akan digunakan untuk mengerjakan soal. Namun, penggunaan HP tidak dilakukan secara bebas sejak awal pembelajaran. Setibanya di madrasah, perangkat tersebut terlebih dahulu dititipkan kepada guru atau ditempatkan pada tempat yang telah disediakan. Aturan ini bertujuan agar murid tetap fokus mengikuti kegiatan pembelajaran dan tidak menggunakan perangkat digital untuk aktivitas lain sebelum waktu ulangan dimulai.

Ketika jam ulangan harian tiba, guru memberikan arahan mengenai tata cara pelaksanaan ulangan online, termasuk aturan penggunaan HP, langkah mengakses soal, serta ketentuan selama mengerjakan. Setelah mendapatkan izin, murid mengambil perangkat masing-masing dan mulai menggunakannya sesuai instruksi. Suasana kelas terlihat tertib dan kondusif. Murid tidak hanya dituntut mampu menjawab pertanyaan berdasarkan materi yang telah dipelajari, tetapi juga belajar menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Pengalaman ini menunjukkan bahwa perangkat digital bukan sekadar alat komunikasi dan hiburan, melainkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan evaluasi pembelajaran yang efektif.

Ulangan online juga memberikan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kehidupan murid di era digital. Mereka belajar membuka tautan atau aplikasi yang digunakan untuk ulangan, membaca petunjuk, memilih jawaban, mengirimkan hasil pekerjaan, serta memastikan bahwa proses pengerjaan telah selesai dengan benar. Kegiatan sederhana tersebut secara tidak langsung melatih keterampilan digital, ketelitian, kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Dengan pembiasaan yang terarah, murid menjadi semakin percaya diri dalam menghadapi perkembangan teknologi. Mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga belajar menjadi pengguna yang cerdas, bijak, dan mampu mengikuti perubahan zaman tanpa gagap teknologi.

Pelaksanaan ulangan harian online di kelas 8C akhirnya menjadi lebih dari sekadar kegiatan penilaian hasil belajar. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses membangun budaya digital di lingkungan madrasah. Penggunaan HP yang diawali dengan aturan penitipan dan baru diperbolehkan ketika ulangan berlangsung memberikan pembelajaran tentang disiplin sekaligus etika dalam menggunakan teknologi. MTsN Surakarta 1 terus mendorong murid agar memiliki kemampuan akademik yang baik sekaligus kecakapan digital yang memadai. Dengan demikian, madrasah digital bukan hanya tentang penggunaan perangkat teknologi, tetapi tentang bagaimana teknologi dimanfaatkan secara tepat untuk membentuk murid yang cerdas, mandiri, bertanggung jawab, adaptif, dan siap menghadapi masa depan.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani.

Minggu, 06 September 2026

,

 @masto.asyk

Sumber gambar: Foto dari HP Pribadi  di halaman MTsN Surakarta 1

Minggu, 6 September 2026 | oleh: Toad Isbani         

Kilas balik acara sosialisasi dari sosis so nice ke MTsN Suakarta 1, pada hari Jum’at (04/09/2026), kerjasama dengan pihak ketiga menjadi pondasi kokoh dalam memajukan instansi. Selebihnya untuk memberikan pembelajaran di luar kelas, pembelajaran yang tidak hanya terfokus dari guru tetapi dapat dari siapapun dan dari manapu.  Pagi yang cerah dan hangat menjadi suasana yang tepat untuk menyambut kegiatan sosialisasi dari Sosis So Nice di MTsN Surakarta 1. Sejak kegiatan dimulai, wajah-wajah ceria para murid menunjukkan antusiasme dan semangat untuk mengikuti setiap rangkaian acara. Kehadiran kegiatan sosialisasi tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenal sebuah produk, tetapi juga menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan di luar suasana pembelajaran kelas. Para murid tampak bersemangat, tertib, dan penuh rasa ingin tahu. Keceriaan yang terpancar menciptakan suasana pagi yang hidup, positif, dan penuh energi.

Dalam mengikuti kegiatan tersebut, para murid belajar bahwa menjadi terbaik tidak hanya ditunjukkan melalui hasil, tetapi juga melalui sikap dan perilaku selama mengikuti kegiatan. Mereka tampil sesuai prosedur dan aturan yang telah ditetapkan, mulai dari menjaga ketertiban, mengikuti arahan, menunggu giliran, hingga berpartisipasi dengan penuh percaya diri. Sikap disiplin menjadi bagian penting dalam membangun karakter. Murid yang mampu menaati aturan menunjukkan bahwa dirinya dapat bertanggung jawab terhadap kegiatan yang diikuti. Semangat untuk menjadi terbaik pun tidak harus diwujudkan dengan mengalahkan orang lain, tetapi dengan berusaha memberikan penampilan dan sikap terbaik dari kemampuan yang dimiliki.

Kegiatan sosialisasi tersebut juga memberikan pengalaman berharga tentang keberanian tampil di hadapan orang lain. Para murid mendapatkan ruang untuk menunjukkan keceriaan, kreativitas, kerja sama, serta kepercayaan diri. Mereka belajar bahwa setiap kesempatan dapat menjadi pengalaman untuk berkembang. Ketika suasana kegiatan dipenuhi semangat dan kegembiraan, proses belajar menjadi lebih bermakna. Interaksi antara murid, guru, dan pihak penyelenggara menciptakan suasana yang hangat sehingga kegiatan tidak sekadar menjadi acara sosialisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan karakter positif dalam diri murid.

Antusiasme dan semangat para murid dalam mengikuti sosialisasi Sosis So Nice menjadi gambaran generasi yang aktif, percaya diri, disiplin, dan siap mengambil kesempatan untuk berkembang. Pagi yang cerah seolah menjadi simbol harapan bahwa setiap murid memiliki peluang untuk meraih prestasi dan menunjukkan eksistensi yang gemilang. Dengan mengikuti prosedur, menghargai aturan, menjaga keceriaan, serta berani memberikan yang terbaik, murid belajar bahwa keberhasilan dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan positif. Dari kegiatan sederhana tersebut, tumbuh semangat untuk terus belajar, berani tampil, dan menjadi pribadi terbaik yang mampu membawa nama baik diri sendiri, madrasah, serta lingkungan di sekitarnya.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya.  Aamiin. Salam SEDULUR.

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani.

Sabtu, 05 September 2026

,

 @masto.asyk

  tam

Sumber gambar: Foto dari share google drive humas MTsN Surakarta 1 

Sabtu, 5 September 2026 | oleh: Toad Isbani         

Tempat dan ruang yang nyaman merupakan salah satu kunci utama untuk menciptakan suasana kerja dan pembelajaran yang berkualitas. Lingkungan yang tertata, bersih, tenang, dan menyenangkan dapat membantu seseorang merasa lebih rileks sekaligus meningkatkan kemampuan untuk berkonsentrasi. Bagi guru, kenyamanan ruang kerja bukan sekadar persoalan fasilitas, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan mental dan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Ruang guru yang nyaman dapat menjadi tempat untuk beristirahat sejenak, berdiskusi, menyusun perangkat pembelajaran, memeriksa tugas, maupun mempersiapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid. Ketika guru merasa nyaman, energi positif akan tumbuh dan mendorong semangat untuk memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik.

Di lingkungan madrasah seperti MTsN Surakarta 1, ruang guru dapat menjadi salah satu pusat aktivitas yang mendukung keberhasilan pendidikan. Setelah melaksanakan pembelajaran di kelas, guru membutuhkan ruang yang memungkinkan dirinya kembali memusatkan perhatian dan mempersiapkan kegiatan berikutnya. Meja kerja yang tertata, pencahayaan yang cukup, sirkulasi udara yang baik, suasana yang tenang, serta hubungan yang harmonis antarguru dapat menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan. Kenyamanan tersebut membantu guru lebih fokus dan konsentrasi dalam menyelesaikan berbagai tanggung jawab. Bahkan, percakapan sederhana antar guru dapat melahirkan ide baru tentang metode pembelajaran, cara menghadapi karakter murid yang beragam, hingga gagasan untuk membuat kegiatan belajar menjadi lebih menarik dan bermakna.

Ruang yang nyaman juga berhubungan dengan kualitas ilmu yang ditransfer kepada murid. Guru yang memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri dengan baik akan lebih mudah menyampaikan materi secara sistematis, jelas, dan penuh semangat. Sebelum memasuki kelas, guru dapat menggunakan ruang kerjanya untuk membaca kembali materi, menyiapkan media pembelajaran, mengevaluasi hasil belajar, dan merancang pendekatan yang kreatif. Dengan demikian, ruang guru bukan hanya tempat berkumpulnya para pendidik, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya gagasan dan inovasi pendidikan. Dari ruang yang nyaman dapat lahir persiapan yang matang, dari persiapan yang matang lahir pembelajaran yang berkualitas, dan dari pembelajaran yang berkualitas tumbuh murid yang percaya diri dalam mengejar cita-citanya.

Keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, kelengkapan fasilitas, atau metode mengajar yang digunakan. Faktor manusia dan lingkungan tempat bekerja juga memiliki peranan yang sangat penting. Ruang guru yang nyaman dapat membantu menjaga semangat, fokus, konsentrasi, dan kreativitas guru dalam mendampingi murid. Ketika guru bekerja dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih, proses mentransfer ilmu akan berlangsung lebih optimal. Oleh karena itu, menciptakan ruang kerja yang nyaman di madrasah merupakan investasi bagi masa depan pendidikan. Dari lingkungan yang nyaman, guru dapat berkarya dengan maksimal; dari guru yang bersemangat, murid memperoleh inspirasi; dan dari pembelajaran yang bermakna, cita-cita keberhasilan pendidikan dapat diwujudkan bersama.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani.

 


Jumat, 04 September 2026

,

 @masto.asyk

Sumber gambar: Foto HP Pribadi lokasi di halaman MTsN Surakarta 1  

Jum’at, 4 September 2026 | oleh: Toad Isbani         

Sosialisasi  dan penawaran produk dapat menjadi bagian dari pengalaman belajar murid yang menarik dan bermakna. Kegiatan ini tidak hanya berkaitan dengan menjual atau menawarkan suatu barang, tetapi juga menjadi kesempatan bagi murid untuk belajar berkomunikasi, bekerja sama, berpikir kreatif, dan memahami kebutuhan orang lain. Misalnya, ketika murid membuat produk sederhana seperti makanan, kerajinan tangan, minuman, atau hasil karya lainnya, mereka dapat belajar bagaimana memperkenalkan produk tersebut kepada teman, guru, keluarga, maupun masyarakat. Dari kegiatan tersebut, murid belajar bahwa sebuah produk akan lebih mudah dikenal apabila disampaikan dengan bahasa yang baik, sopan, jelas, dan menarik. Pengalaman seperti ini dapat melatih keberanian murid untuk berbicara di depan orang lain serta membangun rasa percaya diri.

Dalam proses sosialisasi produk, murid juga belajar mengenai pentingnya etika dalam berinteraksi. Menawarkan produk bukan berarti memaksa seseorang untuk membeli, melainkan memberikan informasi dan kesempatan kepada orang lain untuk mempertimbangkan pilihannya. Murid perlu belajar menggunakan kata-kata yang santun, menghargai keputusan orang lain, serta tidak memberikan informasi yang berlebihan atau tidak sesuai dengan kenyataan. Sebagai contoh, ketika menawarkan makanan hasil karya kelompok, murid dapat menjelaskan bahan, harga, keunggulan, dan cara mendapatkannya dengan jujur. Sikap jujur dan bertanggung jawab tersebut merupakan nilai penting yang dapat diterapkan bukan hanya dalam kegiatan jual beli, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Kegiatan penawaran produk juga dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan bekerja dalam kelompok. Ada murid yang bertugas membuat produk, ada yang mendesain kemasan, membuat poster, memotret produk, mengelola media sosial, mencatat hasil penjualan, dan ada pula yang bertugas mempresentasikan produk. Pembagian tugas tersebut mengajarkan bahwa keberhasilan suatu kegiatan membutuhkan kerja sama dan tanggung jawab setiap anggota. Murid belajar mendengarkan pendapat teman, menyelesaikan perbedaan dengan musyawarah, menghargai kemampuan orang lain, serta membantu ketika ada anggota kelompok yang mengalami kesulitan. Dengan demikian, kegiatan sederhana dalam menawarkan produk dapat membentuk keterampilan sosial yang berguna untuk kehidupan di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Lebih jauh lagi, pengalaman sosialisasi dan penawaran produk dapat menumbuhkan jiwa kreatif, mandiri, dan pantang menyerah. Tidak semua produk langsung mendapat perhatian atau diterima oleh orang lain. Dari keadaan tersebut, murid dapat belajar mengevaluasi kekurangan, menerima kritik, memperbaiki cara berkomunikasi, dan mencoba kembali dengan strategi yang lebih baik. Pembelajaran semacam ini mengajarkan bahwa keberhasilan tidak selalu diperoleh dalam satu kesempatan, tetapi membutuhkan proses, usaha, dan kemauan untuk belajar. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi dan penawaran produk sebaiknya dipandang sebagai pengalaman pendidikan yang melatih kecakapan hidup. Murid tidak hanya belajar menghasilkan dan mengenalkan sebuah produk, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang percaya diri, jujur, bertanggung jawab, komunikatif, mampu bekerja sama, serta menghargai orang lain dalam kehidupan bermasyarakat.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani. 

#Pendidikan,#Toad Isbani,#LiterasiDigital,#MenulisSetiapHari,#Literasi,#Perjuangan,#Berkarya,#informatika mtsnska1,#Wijayalabs.com,#Perjuangan,#Toad Isbani,#eventmenulissetiaphari,#lombablogomjay

 


Kamis, 03 September 2026

,

@masto.asyk 

Sumber gambar: Foto  HP Pribadi lokasi di halaman MTsN 1 Surakarta

Kamis, 3 September 2026 | oleh: Toad Isbani         

Jam Istirahat sekolah bukan sekadar waktu untuk melepas lelah setelah mengikuti pembelajaran di dalam kelas. Bagi murid, waktu istirahat dapat menjadi kesempatan untuk berinteraksi, berekreasi, mengekspresikan diri, sekaligus menyalurkan bakat dan minat nonakademik. Suasana halaman madrasah biasanya menjadi lebih hidup ketika murid keluar dari kelas dan melakukan berbagai aktivitas sesuai dengan kesenangannya. Ada yang bermain bola bersama teman, ada yang memainkan alat musik, ada yang bercanda dan berbincang, serta ada pula yang sekadar duduk santai atau nongkrong di halaman madrasah. Beragam aktivitas tersebut merupakan bagian dari kehidupan sosial murid yang dapat membantu membangun rasa percaya diri, kebersamaan, komunikasi, dan kemampuan bekerja sama.

Sumber gambar: Foto  HP Pribadi lokasi di halaman MTsN 1 Surakarta

Murid yang memilih bermain bola, misalnya, tidak hanya melakukan aktivitas fisik, tetapi juga belajar tentang kerja sama tim, sportivitas, kedisiplinan, strategi, dan tanggung jawab. Sementara itu, murid yang bermain musik dapat mengembangkan kreativitas, kepekaan terhadap irama, keberanian tampil, serta kemampuan mengekspresikan perasaan melalui seni. Bahkan kegiatan sederhana seperti bercanda dan berbincang dengan teman memiliki manfaat dalam membangun hubungan sosial. Melalui interaksi tersebut, murid belajar memahami karakter orang lain, menghargai perbedaan pendapat, menyampaikan gagasan, dan menjaga perasaan teman. Dengan demikian, kegiatan nonakademik selama waktu istirahat dapat menjadi pengalaman belajar yang berlangsung secara alami dan menyenangkan.

Bagi murid yang sekadar duduk santai atau berkumpul di halaman madrasah, waktu tersebut juga dapat digunakan untuk memulihkan energi setelah belajar. Namun, kebersamaan tetap perlu dilakukan dengan memperhatikan tata tertib, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan madrasah. Murid perlu memahami bahwa kebebasan menggunakan waktu istirahat harus disertai tanggung jawab. Bermain tidak boleh mengganggu kelas yang sedang berlangsung, bercanda tidak boleh berubah menjadi perundungan, dan kegiatan berkumpul tidak seharusnya menyebabkan sampah berserakan. Dengan sikap tersebut, jam istirahat dapat menjadi ruang yang sehat untuk mengembangkan karakter sekaligus menemukan potensi diri di luar bidang akademik.

Jam istirahat memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan murid secara utuh. Madrasah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan melalui pelajaran, tetapi juga menjadi lingkungan untuk mengembangkan bakat, minat, kreativitas, keterampilan sosial, dan karakter. Aktivitas sederhana seperti bermain bola, bermusik, bercanda, berbincang, maupun duduk bersama teman dapat memberikan pengalaman berharga apabila dilakukan secara positif dan bertanggung jawab. Dari kegiatan tersebut, guru dan madrasah juga dapat mengenali potensi murid yang mungkin belum terlihat dalam pembelajaran akademik. Dengan demikian, jam istirahat bukan waktu yang sia-sia, melainkan kesempatan bagi murid untuk tumbuh, bersosialisasi, berekspresi, dan menemukan potensi terbaik dalam dirinya.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani. 

#Pendidikan,#Toad Isbani,#LiterasiDigital,#MenulisSetiapHari,#Literasi,#Perjuangan,#Berkarya,#informatika mtsnska1,#Wijayalabs.com,#Perjuangan,#Toad Isbani,#eventmenulissetiaphari,#lombablogomjay

Follow Us @soratemplates