Blog LITERASI Guru

Media untuk koreksi latihan corat-coret, menempa diri bersosial, mengkanfas sejarah kehidupan, mengukir pena menimpa noda, memupuk pahala mengikis dosa. Email : toadisbani@gmail.com ==&toadisbani.mts1@gmail.com&== SanDyaSya (GhaiSani, AninDya dan RaiSya)

Tampilkan postingan dengan label #HariIBU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #HariIBU. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Desember 2020

,

Sumber: Kegiatan pertemuan virtual Uji Publik RPM Pelaksanaan Informatika, Kamis 03/12/20 

Jum'at, 04 Desember 2020 | oleh: Toad Isbani

Syukur Alhamdulillah terucap dari lubuk hati yang paling dalam, karena pada awal hari dibulan terakhir tahun 2020, yakni hari Selasa, 01 Desember 2020 mendapat kontak langsung dari pengurus KOGTIK dalam hal kesanggupan untuk mengikuti acara Uji Publik RPM tentang Pelaksanaan Informatika. Dengan senang hati saya jawab siap dan undangan dikirim lewat kontak WhatsApp pada hari Rabu, 02 Desember 2020.


Pada kesempatan tersebut pastilah suatu hal yang perlu disyukuri karena dapat bertatap muka walaupun secara online, pastilah dapat bersama-sama berdiskusi secara langsung meskipun melalui zoom meeting bersama guru-guru hebat yang berasal dari beberapa wilayah di Indonesia, yang tentunya adalah guru-guru TIK/B-TIK atau Informatika. Pelaksanaan Uji Publik RPM Pelaksanaan Informatika tersebut pada hari Kamis, 03 Desember 2020.


Agenda kegiatan Uji Publik Rancangan Peraturan Menteri (RPM) tersebut adalah sebagai berikut:

1. Registrasi Masuk Room Utama

Acara ini adalah semua peserta undangan harus masuk room zoom meeting dengan syarat, sesuai undangan dan sesuai kode asosiasi yang diikuti atau menugaskan, pada kesempatan ini saya termasuk tergabung pada KOGTIK.

Teman-teman yang tergabung pada KOGTIK yang diundang sebagai TIM Uji Publik RPM Informatika yakni:

a. Eko Adi Saputro, M.Kom – SMP Negeri 3 Kragan

b. Wiwin Sabayanti, S.Pd., S.T. – SMP PGRI 1 Bekasi

c. Wijaya Kusumah, M.Pd – SMP Labschool Jakarta

d. Putranto Kharisma Adhi, S.Kom – SMPN 17 Kota Bekasi

e. Rian Amaranto, S.Kom – SMPN 11 Magelang

f. Bambang Susetyanto, S.Kom – SMPN 1 Gabuswetan Indramayu

h. Asep Sugandi, SE – SMPN 1 Subang

i. M. Firman Suwarya, M.Kom – SMPN Unggulan Sindang

j. Toad Isbani, S.Kom – MTsN Surakarta I Surakarta Jawa Tengah

k. Doli Syahputra, ST - SMPN 248 Jakarta


2. Pembukaan

Pelaksanaan Kegiatan ini yang berperan sebagai pengarah kegiatan adalah Bapak Maman Fathurrohman dari puskurbuk dan pada kesempatan ini dibuka oleh Bapak Yogi Anggraena dari Puskurbuk yang berperan sebagai Koordinator Substansi Pengembangan Kurikulum, Beliau menyampaikan untuk saling bekerja sama, bersinergi dan menghasilkan RPM Informasi sebagai salah satu pedoman pelaksanaan mata pelajaran Informatika.


Selanjutnya kegiatan pada room utama tersebut dipimpin oleh Bapak Leli Al Hapip (pejabat puskurbuk) yang berperan sebagai penanggungjawab kegiatan ini. Beliau menyampaikan secara teknis dengan memaparkan RPM tersebut serta membagi room zoom diskusi dari berbagai kelompok menurut kode asosiasi yang diikuti (KOGTIK, AGTIFINDO, FGTIKKNAS, HIPPER). Penjelasan teknis dan paparan RPM secara rinci oleh Beliau Bapak Leli yang dilanjutkan mempimpin diskusi yang dibantu oleh ketua masing-masing kelompok room yang telah ditentukan.


 Sumber: Kegiatan pertemuan virtual Uji Publik RPM Pelaksanaan Informatika, Kamis 03/12/20 

3. Diskusi Kelompok pada Room Zoom yang berbeda

Kegiatan ini semua tim yang sudah dikelompokan sesuai dengan asosiasinya melakukan kajian terhadap RPM pasal demi pasal (pasal 1 s.d Pasal 10). Semua paham dicermati, dipahami, dikaji mulai dari kaidah bahasa, maksud juga penambahan ataupun pengurangan materi yang tertera pada bahan setiap pasal dan ayatnya.

Sumber: Kegiatan pertemuan virtual Uji Publik RPM Pelaksanaan Informatika, Kamis 03/12/20

Pada acara dan kegiatan diskusi ini diberi waktu maksimal sampai pada pukul 11:00 WIB dan kembali ke room zoom meeting utama untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut. Pada kegiatan diskusi tersebut saya tergabung pada room zoom diskusi kelompok KOGTIK yang dipimpin dan diketuai oleh Bapak Feisal Ghozaly yang berperan sebagai TIM Teknis dari Puskurbuk.


Banyak pertanyaan teknis yang disampaikan oleh anggota diskusi kepada Beliau diantaranya pertanyaan dari Teh Wiwih (Ibu Wiwin Sabayanti, S.Pd., ST) tentang isian yang harus diisikan perlu tidaknya menggunakan diskripsi singkat dan merupakan isian satu kesepakatan dari KOGTIK atau rincian per individu masing-masing. Dijawab langsung oleh Bapak Feisal bahwa pengisiannya secara individu dan secara individu dinotulenkan serta disimpulkan menjadi satu pada aplikasi google docx yang sudah disediakan. Selanjutnya ada pertanyaan dari Omjay (Bapak Wijaya Kusumah, M.Pd) apakah materi bahan dapat langsung diubah pada form dan kemungkinan draf RPM tersebut dishare pada room diskusi?, dijawab langsung oleh Bapak Feisal bahwa RPM sifatnya masih draf tidak dishare dan diskusi ini diberi kebebasan untuk memberikan masukan terhadap RPM tersebut. Diluar room juga sudah dishare publik Daftar Inventaris Masalah RPM Pelaksanaan Informatika sebanyak 192 responden. Dan akan dicermati dan dibaca juga dipahami pada pertemuan berikutnya, bersama dengan hasil diskusi sekarang ini. Selanjutnya setelah selesai dan mendapatkan catatan serta notulen dari hasil diskusi, selanjutnya adalah kembali ke room zoom utama untuk melakukan Presentasi Hasil.


4. Pelaksanaan Presentasi pada Room Zoom Meeting Utama

Presentasi pada kelompok asosiasi KOGTIK disampaikan oleh Bapak Wijaya Kusumah, M.Pd (Omjay) dan Bapak Eko Adi Saputro, M.Kom. Terdapat beberapa catatan penting yang perlu digaris bawahi dan cermati pada berbagai pasal-pasal tersebut sebagai masukan dan tambahan untuk perbaikan RPM tersebut.


5. Penutup

Acara penutupkan dilakukan setelah sholat Dhuhur yang ditutup oleh Bapak Yogi Anggraena dengan mengucapkan banyak terimakasih atas atensi dan juga kerjasama dari berbagai pihak, dan kegiatan untuk hari ini akan ditindaklanjuti kembali pada pleno berikutnya, direncanakan kalau tidak hari senin kemungkinan juga hari selasa pekan depan.

Semoga PUSKURBUK kedepannya semakin sukses dan semua aspirasi dari kami para guru yang merupakan pelaksana dari kebijakan yang berada di lapangan dan sebagai ujung tombak pada bidang pendidikan ini selalu mendapatkan ruang serta wadah untuk diayomi.

Surat undangan Uji Publik RPM Pelaksanaan Informatika SMP/MTs, No.13254/H4/KR/2020 Tgl 01 Desember 2020

Demikian resume/dokumentasi atau catatan pelaksanaan kegiatan Uji Publik RPM pada kesempatan ini, tak lupa saya ucapkan terimakasih kepada PUSKURBUK, KOGTIK dan juga TIM lain serta Asosiasi lain yang tergabung dan semua yang telah memberikan dukungan yang luar biasa untuk Guru TIK pada tahun mendatang. 



Kamis, 03 Desember 2020

,

Sumber: workshop HGN dan HUT PGRI 2020 Prov. Bali, Kamis 26/11/20

Kamis, 03 Desember 2020 | Toad Isbani

 

Dr. Komang Indrawan, S.Sn. (Dekan FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia) menyampaikan pada workshop webinar dalam rangka HGN Tahun 2020 dan HUT PGRI ke-75 yang diselenggarakan oleh PGRI Provinsi Bali, hari keempat sesi-1 Kamis 26 November 2020 bahwa Untuk mengharmoniskan 3K tersebut dari dan memulai dari tradisi, adanya transisi juga masa modern. Tidak semua memiliki kompetensi yang memadai dalam menjalankan tugasnya untuk melaksanakan pembelajaran dari rumah. Terutama bagi mereka yang sudah berusia lanjut yang belum sering berhubungan dengan Internet.

Selain itu, kesiapan para siswa dalam menerima pembelajaran dengan menggunakan perangkat canggih juga menjadi hambatan, tidak semua siswa memiliki perangkat canggi yang bisa digunakan untuk menjalankan pembelajaran, sehingga para guru harus bisa menyiasati bagaimana caranya agar tersampaikan materinya. Kegiatan yang bisa diberikan untuk guru di antaranya pemanfaatan TIK dalam mendukung proses kegiatan pembelajaran, bimtek, webinar, workshop dan lainnya.


Ada hikmah yang kita petik dari masa pandemi covid-19 ini: memberi dampak baik kepada guru, siswa dan orang tua, yang dipaksa mengupgrade diri untuk menerima teknologi dalam dunia pendidikan, sehingga semua melek pada perkembangan teknologi, kendatipun teknologi hanya sebuah alat dalam hal membuat siswa bekerja sama dan menjadikan mereka termotivasi, gurulah yang paling utama, guru menjadi lebih kreatif dan inovatif agar pembelajaran tidak membosankan dan bagi peserta didik. Pembelajaran menjadi terasa leluasa karena bisa mengerjakan tugasnya dengan gaya belajar yang tepat dan nyaman bagi dirinya. Begitupun ornag tua memiliki peluang banyak untuk mengontrol anaknya belajar di rumah.


Mampu membangkitkan semangat dan prinsip cara belajar siswa

Merdeka belajar mampu menjadikan siswa belajar merdeka, dalam artian mampu membangun pengetahuan, sikap dan keterampilan sesuai dengan learning outcome dari tuntutan standar Kompetensi Lulusannya.


Kompetensi 4C: Critical Thinking, Creative, Communication, Collaborative. Maka guru harus mulai mengubah paradigmanya lebih berfikir kritis, terbuka dan terus berkembang untuk menjadi guru yang memiliki karakter multikultur.


Mengutip Paulo Friere “Belajar bukanlah mengkonsumsi ide, namun menciptakan dan terus menciptakan ide. Alhasil, kompetensi guru di masa pandemi membawa pendidikan ke arah yang sebenarnya dituju, yaitu belajar untuk belajar bukan apa yang harus dipelajari, dan inilah proses pembangunan SDM unggul yang sesungguhnya 

Rabu, 02 Desember 2020

,

Rabu, 02 Desember 2020 | oleh: Toad Isbani

Menulis adalah mendeskripsikan sesuatu yang terpikirkan untuk diwujudkan dalam rangkaian huruf, kata dan menjadi sebuah kalimat dengan mengilustrasikan atau mencerminkan suatu hal dan pemikiran tersebut dalam sebuah media. Media tersebut dapat berupa media nyata maupun maya (media elektronik).


Banyak yang bicara menulis sulit, menulis malas, menulis butuh waktu, menulis membutuhkan fokus, menulis harus bakat. Banyak sekali alasan-alasan serupa yang banyak didengungkan. Padahal menurut pendapat saya pribadi, itu semua bukan suatu hal yang benar. Menulis tidak harus bakat, menulis juga tidak harus fokus. Menurut saya menulis dapat dilakukan dalam kondisi apapun, menulis dapat dilakukan dalam keadaan senang, menulis dapat dilakukan juga dalam keadaan susah, sedih dan bahkan saya mulai menyukai menulis ketika muncul kegalauan.


Dalam situasi apapun, di manapun dan dalam peristiwa apa saja dapat ditulis. Menulis tidaklah sesulit yang dibayangkan.

Mungkin ada yang merasa menulis itu sulit? Nah, apa yang sekarang tidak berhubungan dengan tulis menulis? Apa yang tidak bisa ditulis?


Menurut saya, semua dapat ditulis. Menulis semudah kita bicara, apa yang akan kita omongkan dan yang sudah kita omongkan juga dapat ditulis. Kejadian yang terjadi pada kita juga dapat kita tulis. Mungkin permasalahannya adalah karena kebuntuan akan menulis apa, ide apa yang cocok untuk ditulis dan lain sebagainya.

Ada beberapa hal yang dapat mengatasi (solusi) kebuntuan dalam menulis, menurut pendapat pribadi saya di antaranya adalah:


1) Refreshing, merefresh pikiran dan hati. Jadi ketika merasa buntu atau susah mencari ide menulis, mulailah dengan berkumpul dengan anggota keluarga. Lupakan semuanya dan hanya untuk kebahagian bersama keluarga. Mencari tempat yang benar-benar nyaman dan membahagiakan. Biasanya orang akan merasa senang pergi ke pantai, ke pegunungan, ke taman dan juga ke toko, mall atau tempat-tempat wisata lainnya.


2) Kebutuhan, menjadikan aktivitas menulis sebagai kebutuhan. Kebutuhan adalah suatu hal yang tidak dapat ditinggalkan, seperti nafas, maka kita setiap saat pasti harus bernafas. Dengan menjadikan aktivitas menulis sebagai nafas kita, maka jika tidak menulis akan merasakan dampak yang menyakitkan.

3) Peduli lingkungan, dengan peduli terhadap lingkungan akan menemukan ide yang akan ditulis. Lingkungan dan peristiwa yang terjadi pada diri kita dapat ditulis. Kebuntuan dalam menulis dapat diurai ketika kita melihat lingkungan sekeliling.


4) Penglihat dan Pendengar yang baik, dengan melihat sesuatu akan menemukan ide yang dapat ditulis. Dengan memperhatikan, melihat dan atau menjadi pendengar yang baik akan dapat menemukan ide dan memperlacar kebuntuan dalam menulis.


5) Arsip dan Pengingat, bahwa dengan menulis akan menjadi dokumen yang pengingat diwaktu mendatang untuk hal-hal yang sudah lampau. Tulisan akan menjadi berkas arsip yang pasti akan berguna dikemudian waktu dalam hal yang berkaitan. Terkait dengan arsip tentu menyangkut manfaat dari menulis, bahwa tulisan menjadi suatu dokumen arsip yang akan berguna di masa mendatang. Tulisan akan dapat dijadikan dokumen bukti.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan membangkitkan motivasi menulis pada semua pembaca 

#Dec2AISEIWritingChallenge 

Follow Us @soratemplates