Senin, 7 September 2026 |
oleh: Toad Isbani
Pelaksanaan ulangan
harian online di kelas 8C MTsN
Surakarta 1 menjadi salah satu wujud nyata implementasi
madrasah digital dalam proses pembelajaran. Sebelum pelaksanaan ulangan,
murid telah diinformasikan agar membawa telepon pintar atau HP sebagai perangkat
digital yang akan digunakan untuk mengerjakan soal. Namun, penggunaan HP tidak dilakukan secara bebas sejak awal pembelajaran.
Setibanya di madrasah, perangkat tersebut terlebih dahulu dititipkan kepada
guru atau ditempatkan pada tempat yang telah disediakan. Aturan ini bertujuan
agar murid tetap fokus mengikuti kegiatan pembelajaran dan tidak menggunakan
perangkat digital untuk aktivitas lain sebelum waktu ulangan dimulai.
Ketika
jam ulangan harian tiba, guru memberikan arahan mengenai tata cara pelaksanaan ulangan
online, termasuk aturan penggunaan HP, langkah mengakses soal, serta ketentuan
selama mengerjakan. Setelah mendapatkan izin, murid mengambil perangkat
masing-masing dan mulai menggunakannya sesuai instruksi. Suasana kelas terlihat
tertib dan kondusif. Murid tidak hanya dituntut mampu menjawab pertanyaan
berdasarkan materi yang telah dipelajari, tetapi juga belajar menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
Pengalaman ini menunjukkan bahwa perangkat digital bukan sekadar alat
komunikasi dan hiburan, melainkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan
evaluasi pembelajaran yang efektif.
Ulangan
online juga memberikan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kehidupan
murid di era digital. Mereka belajar
membuka tautan atau aplikasi yang digunakan untuk ulangan, membaca petunjuk,
memilih jawaban, mengirimkan hasil pekerjaan, serta memastikan bahwa proses
pengerjaan telah selesai dengan benar. Kegiatan sederhana tersebut secara tidak
langsung melatih keterampilan digital, ketelitian, kemandirian, kedisiplinan,
dan tanggung jawab. Dengan pembiasaan yang terarah, murid menjadi semakin
percaya diri dalam menghadapi perkembangan teknologi. Mereka tidak hanya
menjadi pengguna teknologi, tetapi juga
belajar menjadi pengguna yang cerdas, bijak, dan mampu mengikuti perubahan
zaman tanpa gagap teknologi.
Pelaksanaan
ulangan harian online di kelas 8C akhirnya menjadi lebih dari sekadar kegiatan penilaian hasil belajar.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses membangun budaya digital di
lingkungan madrasah. Penggunaan HP yang diawali dengan aturan penitipan dan
baru diperbolehkan ketika ulangan berlangsung memberikan pembelajaran tentang disiplin sekaligus etika dalam menggunakan
teknologi. MTsN Surakarta 1 terus mendorong murid agar memiliki kemampuan
akademik yang baik sekaligus kecakapan digital yang memadai. Dengan demikian,
madrasah digital bukan hanya tentang penggunaan perangkat teknologi, tetapi
tentang bagaimana teknologi dimanfaatkan
secara tepat untuk membentuk murid yang cerdas, mandiri, bertanggung jawab,
adaptif, dan siap menghadapi masa depan.
Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk
para pembaca semua. Tetap harus belajar
dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG
minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya.
Aamiin. Salam SEDULUR.
Silahkah diuprek Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar