Jum’at, 25 September 2026 |
oleh: Toad Isbani
Memasuki hari
kedua (23/09/2026) kegiatan kokurikuler, murid kelas VIII MTsN Surakarta 1
mendapatkan pengalaman belajar yang semakin bermakna. Pada dua jam pertama,
materi diarahkan pada pembahasan tentang kriteria pemimpin teladan menurut
Al-Qur’an dan hadis. Materi ini menjadi bagian penting dalam rangka
mempersiapkan murid menghadapi Pemilu Raya Ketua dan Wakil Ketua OSIM. Pemimpin
bukan sekadar seseorang yang memiliki jabatan, tetapi sosok yang memiliki
tanggung jawab, keteladanan, kejujuran, serta kepedulian terhadap orang-orang
yang dipimpinnya. Melalui pembelajaran tersebut, murid diajak memahami bahwa
memilih pemimpin merupakan keputusan yang harus dilakukan secara bijaksana.
Dalam pembelajaran, murid dikenalkan dengan
nilai-nilai kepemimpinan yang bersumber dari ajaran Islam. Al-Qur’an dan hadis
memberikan banyak tuntunan mengenai amanah, keadilan, kejujuran, tanggung
jawab, serta kemampuan menjalankan tugas dengan baik. Seorang pemimpin
hendaknya tidak menjadikan jabatan sebagai kesempatan untuk kepentingan
pribadi, melainkan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Nilai-nilai
tersebut kemudian dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari di madrasah, sehingga
murid dapat melihat bahwa karakter seorang pemimpin dapat tercermin melalui
sikap sederhana, seperti disiplin, menghargai teman, mau mendengarkan pendapat,
dan berani mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Pembelajaran ini juga mengajak murid untuk tidak
memilih hanya berdasarkan popularitas, pertemanan, penampilan, atau ajakan dari
orang lain. Setiap calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM perlu dipahami melalui
visi, misi, program, sikap, dan rekam jejak perilakunya selama berada di
madrasah. Murid diberikan ruang untuk berpikir kritis dan mempertimbangkan
pilihan secara mandiri. Dengan demikian, Pemilu Raya tidak sekadar menjadi
kegiatan memilih pasangan calon, tetapi menjadi sarana belajar berdemokrasi,
mengenal kepemimpinan, serta menerapkan nilai-nilai Islam dalam menentukan
pilihan.
Materi kokurikuler hari kedua
menjadi bekal penting bagi murid untuk menggunakan hak pilih dengan penuh
kesadaran. Pilihan yang diberikan hari ini dapat ikut menentukan arah kegiatan
dan perkembangan OSIM serta kehidupan organisasi di madrasah pada masa
mendatang. Dari proses tersebut, murid belajar bahwa masa depan madrasah tidak
hanya ditentukan oleh para pemimpin, tetapi juga oleh warga madrasah yang
memilih dan mendukungnya. Pemilu Raya Ketua dan Wakil Ketua OSIM MTsN Surakarta
1 diharapkan menjadi pengalaman pendidikan yang menumbuhkan sikap amanah,
kritis, bertanggung jawab, dan mampu menghargai perbedaan pilihan.
Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.
Silahkah diuprek Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar