Tampilkan postingan dengan label #HariKesaktianPancasila. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #HariKesaktianPancasila. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Juni 2021

,

 

Sumber gambar: croping WA Grup

 

Minggu, 27 Juni  2021 | oleh: Toad Isbani         

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, yang terdapat dalam lambang negara Indonesia sila kelima, mengandung makna seluruh rakyat Indonesia berhak mendapatkan perlakuan adil, baik dalam bidang kebudayaan, agama, suku, hukum, politik, ekonomi dan lain sebagainya.

 

Yang lebih pokok adalah keadilan dengan adanya ketersediaan pangan dan pakaian, manuasia akan dapat bertahan hidup dengan nyaman. Dengan mendapatkan keadilan, kehidupan yang setara tanpa membeda-bedakan akan terwujud kehidupan masyarakat yang sejahtera. Mendapatkan keadilan adalah hak setiap warga masyarakat Indonesia. Bahkan disebutkan dalam Undang-Undang, setiap masyarakat berhak memiliki hak yang sama dalam proses hukum.

 

Antara hak dan kewajiban sebaga warga negara tentunya harus menjaga dan menyeimbangkan serta menyelaraskan antara hak dan kewajiban bermasyarakat. Tentunya juga harus menjaga kedaulatan bangsa Indonesia dengan penanaman jiwa nasionalisme. Dalam sila kelima ini juga diharapkan dapat mengembangkan sikap kedermawanan kepada sesama makhluk hidup, dengan cara sling berbagi dan tolong-menolong. Membiasakan hidup hemat, sederhana dan bekerja keras dalam menjalankan perannya sebagai bentuk perubahan sosial. Menjauhi sikap-sikap yang dinilai tidak baik, seperti pemerasan terhadap orang lain dan lain sebagainya, dengan harapan agar seseorang bertanggun jawab atas apa yang menjadi tugasnya.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam menulis. Membiasakan setidaknya minimal 150 kata dalam sehari untuk menulis dan diposting ke BLOG. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/2021/01/sedulur-menjadi-strategi-guru-dalam.html

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/

#HariKesaktianPancasila,#AISEIWritingChallenge,#June2021Challenge

Sabtu, 26 Juni 2021

,

 

Sumber gambar: croping WA Grup

 

Sabtu, 26 Juni  2021 | oleh: Toad Isbani         

Kerakyatan yang dipimpin oleh hekmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, yang terdapat dalam lambang negara Indonesia sila keempat, mencerminkan sikap menghargai hak dan kewajiban bersama. Bahwa meskipun kita memiliki hak masing-masing, sebaiknya harus memperhatikan kepentingan bersama.

 

Sila keempat ini mengutamakan musyawarah dalam pengambilan keputusan. Dalam hal ini selalu menghargai pendapat satu dengan lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari dalam dunia kerja pastilah selalu mengadakan musyawarah mufakat (rapat koordinasi).  Untuk menentukan keputusan pastilah meminta pendapat bersama. Selalu menerima kritikan, saran dan pendapat sebagai bahan pertimbanggan dalam pengambilan keputusan. Setiap ada permasalahan pastilah dirundingkan/dimusyawarahkan. Dengan musyawarah akan didapatkan pemecehannya dan kesepakatan bersama.

 

Pemaknaan sila keempat ini juga dapat diartikan sebagai anti kekerasan dalam menyelesaikan semua permasalahan. Lebih bijaksana dalam persengketaan ataupun perbedaan pendapat. Semua pemecahan permasalah dilandasi dengan kejujuran bersama. Segala sesuatu yang mengenai rakyat, kehidupan berpolitik nasional, makna kerayaktan menjadi sesuatu yang mengantarkan kita mewujudkan tujuan Indonesia yang merdeka, berdemokrasi dalam mencapai keadilan berdasarkan permusyawaratan perwakilan. Adanya mayoritas suara rakyat perlu kehikmatan dan kebijaksanaan yang merupakan penentu keberhasilan demokrasi Pancasila.

 

Adanya permusyawaratan perwakilan, bahwa dalam segala saran, kritik dan penyampaian ide berlangsung dengan forum badan perwakilan.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam menulis. Membiasakan setidaknya minimal 150 kata dalam sehari untuk menulis dan diposting ke BLOG. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/2021/01/sedulur-menjadi-strategi-guru-dalam.html

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/

#HariKesaktianPancasila,#AISEIWritingChallenge,#June2021Challenge

Minggu, 20 Juni 2021

,

 

Sumber gambar: croping WA Grup

Minggu, 20  Juni  2021 | oleh: Toad Isbani         

Persatuan Indonesia, yang terdapat dalam lambang negara Indonesia sila ketiga, mencerminkan sikap cintai damai dan bersatu. Indonesia adalah memiliki ragam kelompok, sejarah, budaya dan agama yang berbeda-beda. Dengan persatuan diharapkan bersatu sehingga dapat melindungi rakyat Indonesia dari perpecahan.

Makna dari Persatuan Indonesia yang dilambangkan dengan pohon beringin, bahwa dengan Pancasila sebagai dasar negara diibaratkan sebagai peneduh seluruh rakyat Indonesia dari segala gangguan, yang menjadikan tempat berlindung dan menjadikan rasa aman.

Pohon beringin banyak sulur-sulur akar yang melambangkan bahwa bangsa Indonesia banyak terdapat suku, keturunan, dan agama yang berbeda-beda, akan tetapi semuanya bersatu sebagai bangsa Indonesia yang mempunyai lambang negara Pancasila.

Bersatu dalam berbagai hal dan kebersamaan. Bersatu dalam kehidupan bermasyarakat, saling bantu membantu dan juga bergotong-royong antar individu. Persatuan Indonesia dalam hal ini, lebih mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Dalam pengamalan dan penerapan sila ketiga juga menanamkan rasa cinta terhadap komponen bangsa dan kebudayaan yang terdapat di Indonesia. Menjaga keutuhan kearifan budaya lokal dalam berkehidupan bermasyarakat. Persatuan juga mewujudkan sikap menghormati adanya perbedaan.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam menulis. Membiasakan setidaknya minimal 150 kata dalam sehari untuk menulis dan diposting ke BLOG. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/2021/01/sedulur-menjadi-strategi-guru-dalam.html

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/

#HariKesaktianPancasila,#AISEIWritingChallenge,#June2021Challenge

Sabtu, 19 Juni 2021

,

 

Sumber gambar: croping WA Grup

Sabtu, 19 Juni  2021 | oleh: Toad Isbani         

Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang terdapat dalam lambang negara Indonesia sila kedua, mencerminkan sikap memanusiakan dan menganggap sama. Kemanusiaan berarti menumbuhkan sikap untuk saling mencintai  atau menyayangi antar sesama makhluk. Dasar kemanusiaan menjadikan kehidupan yang damai, saling berkaitan adanya hubungan yang saling membutuhkan, huhungan timbak balik antar sesama manusia, baik laki-laki maupun perempuan.

Kemanusiaan juga mewujudkan sikap tenggang rasa, saling menghormati dalam berhubungan sosial. Sikap tidak membeda-bedakan dalam berkehidupan sosial masyarakat.

Adil yang dimaksudkan pada sila kedua ini adalah memperlakukan dengan tanpa membeda-bedakan, baik suku, budaya, status, agama dan juga berlaku adil terhadap perlakuan hukum. Adil yang sama dan setara untuk semua masyarakat Indonesia.

Beradab merupakan perilaku sopan dan santun. Sikap yang sopan juga santun terhadap orang yang lebih tua. Menghargai pendapat orang lain. Mengakui dan diakui serta diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya selaku makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dengan persamaan derajat, sama hak dan juga kewajiban.

Dalam hal adil, Negara Indonesia juga menjunjung tinggi hak asasi manusia, perlakuan hukum yang adil juga. Dengan mengamalkan sila kedua, “kemanusiaan yang adil dan beradab”, maka masyarakat tidak akan mudah terpecah belah, menjadikan bangsa yang kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam menulis. Membiasakan setidaknya minimal 150 kata dalam sehari untuk menulis dan diposting ke BLOG. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/2021/01/sedulur-menjadi-strategi-guru-dalam.html

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/

#HariKesaktianPancasila,#AISEIWritingChallenge,#June2021Challenge

Minggu, 06 Juni 2021

,


Minggu, 06 Juni  2021 | oleh: Toad Isbani         

Ketuhanan Yang Maha Esa, yang terdapat dalam lambang negara Indonesia sila pertama, mencerminkan sikap dan perilaku percaya adanya Tuhan dengan memeluk agama yang diyakini serta menjalankan sesuai aturan agama masing-masing. Seperti agama yang penulis peluk dan yakini bahwa untuk mewujudkan takwa adalah menjalankan segala yang diperintahkan Allah dan meninggalkan yang menjadi larangan-Nya.

Taat beriadah sesuai dengan keyakinan agama yang kita peluk juga merupakan pencerminan pengamalan sila pertama Pancasila. Hidup damai menghargai pemeluk agama lain untuk beribadah sesuai dengan keyakinan agamanya serta dalam bersosial masyarakat (toleransi) juga merupakan pencerminan pengamalan sila pertama Pancasila. Banyak sekali contoh-contoh pengamalan sila pertama Pancasila yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber gambar: copi kiriman screenshot zoom dari WA Grup 02/06/2021

Dari gambar tersebut di atas juga merupakan cerminan sila pertama Pancasila, di mana kita semua bersatu dalam belajar dan saling berbagi ilmu pengetahuan dalam satu wadah grup, tanpa membedakan suku, budaya, adat dan juga agama. Belajar adalah wajib bagi kita semua untuk dapat berinteraksi satu dengan lainnya. Belajar untuk dapat saling peduli dan ada imbal balik berbagi.

Menambah wawasan dengan bersahabat, menjalin hubungan persaudaraan se Nusantara menjadikan kita lebih dewasa dalam bersikap, bertingkahlaku serta saling menghormati sesama tanpa membeda-bedakan agama yang dianut. Selalu mengamalkan nilai-nilai luhur yang tertanam dalam sila pertama Pancasila.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam menulis. Membiasakan setidaknya minimal 150 kata dalam sehari untuk menulis dan diposting ke BLOG. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/2021/01/sedulur-menjadi-strategi-guru-dalam.html

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/

#HariKesaktianPancasila,#AISEIWritingChallenge,#June2021Challenge

Follow Us @soratemplates