Senin, 07 September 2026

,

 @masto.asyk

Sumber gambar: Foto dari HP Pribadi  di ruang kelas 8C

Senin, 7 September 2026 | oleh: Toad Isbani         

Pelaksanaan ulangan harian online di kelas 8C MTsN Surakarta 1 menjadi salah satu wujud nyata implementasi madrasah digital dalam proses pembelajaran. Sebelum pelaksanaan ulangan, murid telah diinformasikan agar membawa telepon pintar atau HP sebagai perangkat digital yang akan digunakan untuk mengerjakan soal. Namun, penggunaan HP tidak dilakukan secara bebas sejak awal pembelajaran. Setibanya di madrasah, perangkat tersebut terlebih dahulu dititipkan kepada guru atau ditempatkan pada tempat yang telah disediakan. Aturan ini bertujuan agar murid tetap fokus mengikuti kegiatan pembelajaran dan tidak menggunakan perangkat digital untuk aktivitas lain sebelum waktu ulangan dimulai.

Ketika jam ulangan harian tiba, guru memberikan arahan mengenai tata cara pelaksanaan ulangan online, termasuk aturan penggunaan HP, langkah mengakses soal, serta ketentuan selama mengerjakan. Setelah mendapatkan izin, murid mengambil perangkat masing-masing dan mulai menggunakannya sesuai instruksi. Suasana kelas terlihat tertib dan kondusif. Murid tidak hanya dituntut mampu menjawab pertanyaan berdasarkan materi yang telah dipelajari, tetapi juga belajar menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Pengalaman ini menunjukkan bahwa perangkat digital bukan sekadar alat komunikasi dan hiburan, melainkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan evaluasi pembelajaran yang efektif.

Ulangan online juga memberikan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kehidupan murid di era digital. Mereka belajar membuka tautan atau aplikasi yang digunakan untuk ulangan, membaca petunjuk, memilih jawaban, mengirimkan hasil pekerjaan, serta memastikan bahwa proses pengerjaan telah selesai dengan benar. Kegiatan sederhana tersebut secara tidak langsung melatih keterampilan digital, ketelitian, kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Dengan pembiasaan yang terarah, murid menjadi semakin percaya diri dalam menghadapi perkembangan teknologi. Mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga belajar menjadi pengguna yang cerdas, bijak, dan mampu mengikuti perubahan zaman tanpa gagap teknologi.

Pelaksanaan ulangan harian online di kelas 8C akhirnya menjadi lebih dari sekadar kegiatan penilaian hasil belajar. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses membangun budaya digital di lingkungan madrasah. Penggunaan HP yang diawali dengan aturan penitipan dan baru diperbolehkan ketika ulangan berlangsung memberikan pembelajaran tentang disiplin sekaligus etika dalam menggunakan teknologi. MTsN Surakarta 1 terus mendorong murid agar memiliki kemampuan akademik yang baik sekaligus kecakapan digital yang memadai. Dengan demikian, madrasah digital bukan hanya tentang penggunaan perangkat teknologi, tetapi tentang bagaimana teknologi dimanfaatkan secara tepat untuk membentuk murid yang cerdas, mandiri, bertanggung jawab, adaptif, dan siap menghadapi masa depan.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani.

Minggu, 06 September 2026

,

 @masto.asyk

Sumber gambar: Foto dari HP Pribadi  di halaman MTsN Surakarta 1

Minggu, 6 September 2026 | oleh: Toad Isbani         

Kilas balik acara sosialisasi dari sosis so nice ke MTsN Suakarta 1, pada hari Jum’at (04/09/2026), kerjasama dengan pihak ketiga menjadi pondasi kokoh dalam memajukan instansi. Selebihnya untuk memberikan pembelajaran di luar kelas, pembelajaran yang tidak hanya terfokus dari guru tetapi dapat dari siapapun dan dari manapu.  Pagi yang cerah dan hangat menjadi suasana yang tepat untuk menyambut kegiatan sosialisasi dari Sosis So Nice di MTsN Surakarta 1. Sejak kegiatan dimulai, wajah-wajah ceria para murid menunjukkan antusiasme dan semangat untuk mengikuti setiap rangkaian acara. Kehadiran kegiatan sosialisasi tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenal sebuah produk, tetapi juga menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan di luar suasana pembelajaran kelas. Para murid tampak bersemangat, tertib, dan penuh rasa ingin tahu. Keceriaan yang terpancar menciptakan suasana pagi yang hidup, positif, dan penuh energi.

Dalam mengikuti kegiatan tersebut, para murid belajar bahwa menjadi terbaik tidak hanya ditunjukkan melalui hasil, tetapi juga melalui sikap dan perilaku selama mengikuti kegiatan. Mereka tampil sesuai prosedur dan aturan yang telah ditetapkan, mulai dari menjaga ketertiban, mengikuti arahan, menunggu giliran, hingga berpartisipasi dengan penuh percaya diri. Sikap disiplin menjadi bagian penting dalam membangun karakter. Murid yang mampu menaati aturan menunjukkan bahwa dirinya dapat bertanggung jawab terhadap kegiatan yang diikuti. Semangat untuk menjadi terbaik pun tidak harus diwujudkan dengan mengalahkan orang lain, tetapi dengan berusaha memberikan penampilan dan sikap terbaik dari kemampuan yang dimiliki.

Kegiatan sosialisasi tersebut juga memberikan pengalaman berharga tentang keberanian tampil di hadapan orang lain. Para murid mendapatkan ruang untuk menunjukkan keceriaan, kreativitas, kerja sama, serta kepercayaan diri. Mereka belajar bahwa setiap kesempatan dapat menjadi pengalaman untuk berkembang. Ketika suasana kegiatan dipenuhi semangat dan kegembiraan, proses belajar menjadi lebih bermakna. Interaksi antara murid, guru, dan pihak penyelenggara menciptakan suasana yang hangat sehingga kegiatan tidak sekadar menjadi acara sosialisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan karakter positif dalam diri murid.

Antusiasme dan semangat para murid dalam mengikuti sosialisasi Sosis So Nice menjadi gambaran generasi yang aktif, percaya diri, disiplin, dan siap mengambil kesempatan untuk berkembang. Pagi yang cerah seolah menjadi simbol harapan bahwa setiap murid memiliki peluang untuk meraih prestasi dan menunjukkan eksistensi yang gemilang. Dengan mengikuti prosedur, menghargai aturan, menjaga keceriaan, serta berani memberikan yang terbaik, murid belajar bahwa keberhasilan dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan positif. Dari kegiatan sederhana tersebut, tumbuh semangat untuk terus belajar, berani tampil, dan menjadi pribadi terbaik yang mampu membawa nama baik diri sendiri, madrasah, serta lingkungan di sekitarnya.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya.  Aamiin. Salam SEDULUR.

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani.

Sabtu, 05 September 2026

,

 @masto.asyk

  tam

Sumber gambar: Foto dari share google drive humas MTsN Surakarta 1 

Sabtu, 5 September 2026 | oleh: Toad Isbani         

Tempat dan ruang yang nyaman merupakan salah satu kunci utama untuk menciptakan suasana kerja dan pembelajaran yang berkualitas. Lingkungan yang tertata, bersih, tenang, dan menyenangkan dapat membantu seseorang merasa lebih rileks sekaligus meningkatkan kemampuan untuk berkonsentrasi. Bagi guru, kenyamanan ruang kerja bukan sekadar persoalan fasilitas, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan mental dan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Ruang guru yang nyaman dapat menjadi tempat untuk beristirahat sejenak, berdiskusi, menyusun perangkat pembelajaran, memeriksa tugas, maupun mempersiapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid. Ketika guru merasa nyaman, energi positif akan tumbuh dan mendorong semangat untuk memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik.

Di lingkungan madrasah seperti MTsN Surakarta 1, ruang guru dapat menjadi salah satu pusat aktivitas yang mendukung keberhasilan pendidikan. Setelah melaksanakan pembelajaran di kelas, guru membutuhkan ruang yang memungkinkan dirinya kembali memusatkan perhatian dan mempersiapkan kegiatan berikutnya. Meja kerja yang tertata, pencahayaan yang cukup, sirkulasi udara yang baik, suasana yang tenang, serta hubungan yang harmonis antarguru dapat menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan. Kenyamanan tersebut membantu guru lebih fokus dan konsentrasi dalam menyelesaikan berbagai tanggung jawab. Bahkan, percakapan sederhana antar guru dapat melahirkan ide baru tentang metode pembelajaran, cara menghadapi karakter murid yang beragam, hingga gagasan untuk membuat kegiatan belajar menjadi lebih menarik dan bermakna.

Ruang yang nyaman juga berhubungan dengan kualitas ilmu yang ditransfer kepada murid. Guru yang memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri dengan baik akan lebih mudah menyampaikan materi secara sistematis, jelas, dan penuh semangat. Sebelum memasuki kelas, guru dapat menggunakan ruang kerjanya untuk membaca kembali materi, menyiapkan media pembelajaran, mengevaluasi hasil belajar, dan merancang pendekatan yang kreatif. Dengan demikian, ruang guru bukan hanya tempat berkumpulnya para pendidik, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya gagasan dan inovasi pendidikan. Dari ruang yang nyaman dapat lahir persiapan yang matang, dari persiapan yang matang lahir pembelajaran yang berkualitas, dan dari pembelajaran yang berkualitas tumbuh murid yang percaya diri dalam mengejar cita-citanya.

Keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, kelengkapan fasilitas, atau metode mengajar yang digunakan. Faktor manusia dan lingkungan tempat bekerja juga memiliki peranan yang sangat penting. Ruang guru yang nyaman dapat membantu menjaga semangat, fokus, konsentrasi, dan kreativitas guru dalam mendampingi murid. Ketika guru bekerja dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih, proses mentransfer ilmu akan berlangsung lebih optimal. Oleh karena itu, menciptakan ruang kerja yang nyaman di madrasah merupakan investasi bagi masa depan pendidikan. Dari lingkungan yang nyaman, guru dapat berkarya dengan maksimal; dari guru yang bersemangat, murid memperoleh inspirasi; dan dari pembelajaran yang bermakna, cita-cita keberhasilan pendidikan dapat diwujudkan bersama.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani.

 


Jumat, 04 September 2026

,

 @masto.asyk

Sumber gambar: Foto HP Pribadi lokasi di halaman MTsN Surakarta 1  

Jum’at, 4 September 2026 | oleh: Toad Isbani         

Sosialisasi  dan penawaran produk dapat menjadi bagian dari pengalaman belajar murid yang menarik dan bermakna. Kegiatan ini tidak hanya berkaitan dengan menjual atau menawarkan suatu barang, tetapi juga menjadi kesempatan bagi murid untuk belajar berkomunikasi, bekerja sama, berpikir kreatif, dan memahami kebutuhan orang lain. Misalnya, ketika murid membuat produk sederhana seperti makanan, kerajinan tangan, minuman, atau hasil karya lainnya, mereka dapat belajar bagaimana memperkenalkan produk tersebut kepada teman, guru, keluarga, maupun masyarakat. Dari kegiatan tersebut, murid belajar bahwa sebuah produk akan lebih mudah dikenal apabila disampaikan dengan bahasa yang baik, sopan, jelas, dan menarik. Pengalaman seperti ini dapat melatih keberanian murid untuk berbicara di depan orang lain serta membangun rasa percaya diri.

Dalam proses sosialisasi produk, murid juga belajar mengenai pentingnya etika dalam berinteraksi. Menawarkan produk bukan berarti memaksa seseorang untuk membeli, melainkan memberikan informasi dan kesempatan kepada orang lain untuk mempertimbangkan pilihannya. Murid perlu belajar menggunakan kata-kata yang santun, menghargai keputusan orang lain, serta tidak memberikan informasi yang berlebihan atau tidak sesuai dengan kenyataan. Sebagai contoh, ketika menawarkan makanan hasil karya kelompok, murid dapat menjelaskan bahan, harga, keunggulan, dan cara mendapatkannya dengan jujur. Sikap jujur dan bertanggung jawab tersebut merupakan nilai penting yang dapat diterapkan bukan hanya dalam kegiatan jual beli, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Kegiatan penawaran produk juga dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan bekerja dalam kelompok. Ada murid yang bertugas membuat produk, ada yang mendesain kemasan, membuat poster, memotret produk, mengelola media sosial, mencatat hasil penjualan, dan ada pula yang bertugas mempresentasikan produk. Pembagian tugas tersebut mengajarkan bahwa keberhasilan suatu kegiatan membutuhkan kerja sama dan tanggung jawab setiap anggota. Murid belajar mendengarkan pendapat teman, menyelesaikan perbedaan dengan musyawarah, menghargai kemampuan orang lain, serta membantu ketika ada anggota kelompok yang mengalami kesulitan. Dengan demikian, kegiatan sederhana dalam menawarkan produk dapat membentuk keterampilan sosial yang berguna untuk kehidupan di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Lebih jauh lagi, pengalaman sosialisasi dan penawaran produk dapat menumbuhkan jiwa kreatif, mandiri, dan pantang menyerah. Tidak semua produk langsung mendapat perhatian atau diterima oleh orang lain. Dari keadaan tersebut, murid dapat belajar mengevaluasi kekurangan, menerima kritik, memperbaiki cara berkomunikasi, dan mencoba kembali dengan strategi yang lebih baik. Pembelajaran semacam ini mengajarkan bahwa keberhasilan tidak selalu diperoleh dalam satu kesempatan, tetapi membutuhkan proses, usaha, dan kemauan untuk belajar. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi dan penawaran produk sebaiknya dipandang sebagai pengalaman pendidikan yang melatih kecakapan hidup. Murid tidak hanya belajar menghasilkan dan mengenalkan sebuah produk, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang percaya diri, jujur, bertanggung jawab, komunikatif, mampu bekerja sama, serta menghargai orang lain dalam kehidupan bermasyarakat.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani. 

#Pendidikan,#Toad Isbani,#LiterasiDigital,#MenulisSetiapHari,#Literasi,#Perjuangan,#Berkarya,#informatika mtsnska1,#Wijayalabs.com,#Perjuangan,#Toad Isbani,#eventmenulissetiaphari,#lombablogomjay

 


Kamis, 03 September 2026

,

@masto.asyk 

Sumber gambar: Foto  HP Pribadi lokasi di halaman MTsN 1 Surakarta

Kamis, 3 September 2026 | oleh: Toad Isbani         

Jam Istirahat sekolah bukan sekadar waktu untuk melepas lelah setelah mengikuti pembelajaran di dalam kelas. Bagi murid, waktu istirahat dapat menjadi kesempatan untuk berinteraksi, berekreasi, mengekspresikan diri, sekaligus menyalurkan bakat dan minat nonakademik. Suasana halaman madrasah biasanya menjadi lebih hidup ketika murid keluar dari kelas dan melakukan berbagai aktivitas sesuai dengan kesenangannya. Ada yang bermain bola bersama teman, ada yang memainkan alat musik, ada yang bercanda dan berbincang, serta ada pula yang sekadar duduk santai atau nongkrong di halaman madrasah. Beragam aktivitas tersebut merupakan bagian dari kehidupan sosial murid yang dapat membantu membangun rasa percaya diri, kebersamaan, komunikasi, dan kemampuan bekerja sama.

Sumber gambar: Foto  HP Pribadi lokasi di halaman MTsN 1 Surakarta

Murid yang memilih bermain bola, misalnya, tidak hanya melakukan aktivitas fisik, tetapi juga belajar tentang kerja sama tim, sportivitas, kedisiplinan, strategi, dan tanggung jawab. Sementara itu, murid yang bermain musik dapat mengembangkan kreativitas, kepekaan terhadap irama, keberanian tampil, serta kemampuan mengekspresikan perasaan melalui seni. Bahkan kegiatan sederhana seperti bercanda dan berbincang dengan teman memiliki manfaat dalam membangun hubungan sosial. Melalui interaksi tersebut, murid belajar memahami karakter orang lain, menghargai perbedaan pendapat, menyampaikan gagasan, dan menjaga perasaan teman. Dengan demikian, kegiatan nonakademik selama waktu istirahat dapat menjadi pengalaman belajar yang berlangsung secara alami dan menyenangkan.

Bagi murid yang sekadar duduk santai atau berkumpul di halaman madrasah, waktu tersebut juga dapat digunakan untuk memulihkan energi setelah belajar. Namun, kebersamaan tetap perlu dilakukan dengan memperhatikan tata tertib, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan madrasah. Murid perlu memahami bahwa kebebasan menggunakan waktu istirahat harus disertai tanggung jawab. Bermain tidak boleh mengganggu kelas yang sedang berlangsung, bercanda tidak boleh berubah menjadi perundungan, dan kegiatan berkumpul tidak seharusnya menyebabkan sampah berserakan. Dengan sikap tersebut, jam istirahat dapat menjadi ruang yang sehat untuk mengembangkan karakter sekaligus menemukan potensi diri di luar bidang akademik.

Jam istirahat memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan murid secara utuh. Madrasah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan melalui pelajaran, tetapi juga menjadi lingkungan untuk mengembangkan bakat, minat, kreativitas, keterampilan sosial, dan karakter. Aktivitas sederhana seperti bermain bola, bermusik, bercanda, berbincang, maupun duduk bersama teman dapat memberikan pengalaman berharga apabila dilakukan secara positif dan bertanggung jawab. Dari kegiatan tersebut, guru dan madrasah juga dapat mengenali potensi murid yang mungkin belum terlihat dalam pembelajaran akademik. Dengan demikian, jam istirahat bukan waktu yang sia-sia, melainkan kesempatan bagi murid untuk tumbuh, bersosialisasi, berekspresi, dan menemukan potensi terbaik dalam dirinya.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani. 

#Pendidikan,#Toad Isbani,#LiterasiDigital,#MenulisSetiapHari,#Literasi,#Perjuangan,#Berkarya,#informatika mtsnska1,#Wijayalabs.com,#Perjuangan,#Toad Isbani,#eventmenulissetiaphari,#lombablogomjay

Rabu, 02 September 2026

,

@masto.asyk 

Sumber gambar: Foto HP Pribadi dan Ilustrasi AI

Rabu, 2 September 2026 | oleh: Toad Isbani         

Pesawat tanpa awak atau drone merupakan salah satu teknologi digital yang semakin banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Drone adalah perangkat berbentuk pesawat kecil yang dapat terbang tanpa dikendalikan langsung oleh manusia di dalamnya. Pengoperasiannya dilakukan menggunakan pengendali jarak jauh atau sistem otomatis yang telah diprogram sebelumnya. Kehadiran drone memberikan cara baru bagi manusia untuk melihat dan mempelajari lingkungan dari sudut pandang yang berbeda. Jika biasanya lingkungan diamati dari permukaan tanah, drone memungkinkan kita memperoleh gambaran dari udara sehingga wilayah yang luas dapat terlihat dengan lebih jelas. Teknologi ini menjadi contoh bahwa perkembangan teknologi digital dapat membantu manusia dalam mengumpulkan informasi, melakukan pengamatan, serta memahami kondisi lingkungan secara lebih efektif.

Dalam kegiatan pembelajaran, drone dapat digunakan sebagai sarana untuk mengenal lingkungan sekitar sekolah, rumah, maupun wilayah tertentu. Kamera yang terdapat pada drone mampu merekam foto dan video dari ketinggian sehingga dapat memperlihatkan kondisi jalan, pepohonan, sungai, persawahan, bangunan, hingga perubahan penggunaan lahan. Misalnya, murid dapat membandingkan kondisi lingkungan yang masih banyak ditumbuhi tanaman dengan wilayah yang telah dipenuhi bangunan. Hasil pengamatan tersebut dapat digunakan untuk memahami pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan. Drone juga dapat membantu mengenali masalah lingkungan, seperti penumpukan sampah, berkurangnya ruang terbuka hijau, kerusakan lahan, atau perubahan aliran air. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih menarik karena murid tidak hanya membaca teori, tetapi juga belajar mengamati lingkungan berdasarkan data visual.

Pemanfaatan drone juga mengajarkan pentingnya keterampilan berpikir kritis dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Data berupa foto atau video hasil pemantauan tidak boleh langsung disimpulkan tanpa melakukan pengamatan dan analisis yang tepat. Murid dapat belajar mengidentifikasi objek, membandingkan kondisi, mencatat perubahan, kemudian menyusun kesimpulan berdasarkan bukti. Dalam kegiatan kelompok, murid dapat membuat peta sederhana lingkungan sekolah berdasarkan hasil pengamatan dari udara. Mereka juga dapat mendiskusikan tindakan yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan, mengurangi sampah, menambah tanaman, dan melindungi lingkungan. Kegiatan seperti ini menghubungkan pembelajaran Informatika dengan ilmu pengetahuan alam, geografi, serta pendidikan karakter.

Namun, penggunaan drone harus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan, aturan penerbangan, privasi, dan etika. Drone tidak boleh diterbangkan sembarangan, terutama di tempat yang berisiko atau untuk merekam orang tanpa izin. Murid perlu memahami bahwa teknologi bukan sekadar alat untuk menghasilkan gambar yang menarik, tetapi juga sarana untuk memperoleh informasi dan menyelesaikan masalah secara bijaksana. Melalui pembelajaran menggunakan drone, murid dapat mengenal lingkungan secara lebih luas sekaligus mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan mengolah informasi, dan kepedulian terhadap alam. Pengalaman tersebut diharapkan membentuk generasi yang cerdas menggunakan teknologi serta memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan demi kehidupan yang lebih baik.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani.

#Pendidikan,#Toad Isbani,#LiterasiDigital,#MenulisSetiapHari,#Literasi,#Perjuangan,#Berkarya,#informatika mtsnska1,#Wijayalabs.com,#Perjuangan,#Toad Isbani,#eventmenulissetiaphari,#lombablogomjay

Selasa, 01 September 2026

,
Sumber gambar: Foto HP Pribadi  di Lab Informatika

Selasa, 1 September 2026 | oleh: Toad Isbani         

Pembelajaran murid kelas 9 Sains 2 di Laboratorium Bahasa dan Informatika MTsN Surakarta I menjadi salah satu kegiatan yang memberikan pengalaman belajar yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Di ruang pembelajaran ini, murid tidak hanya memperoleh materi melalui buku dan penjelasan guru, tetapi juga memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana untuk mencari, mengolah, dan mengembangkan pengetahuan. Dengan dukungan komputer dan jaringan internet, proses pembelajaran menjadi lebih dinamis karena murid dapat menjelajahi berbagai sumber informasi yang relevan dengan materi pelajaran. Kegiatan ini mendorong murid untuk lebih aktif, mandiri, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dalam memahami berbagai pengetahuan baru.

Melalui pembelajaran di Laboratorium Bahasa dan Informatika, murid diajak untuk berselancar di dunia digital tanpa terbatas oleh ruang dan waktu. Internet membuka kesempatan yang luas bagi murid untuk menemukan berbagai wawasan dari sumber-sumber pendidikan yang tersedia secara daring. Mereka dapat membaca artikel, menyaksikan video pembelajaran, mencari referensi ilmiah, mengenal berbagai perkembangan teknologi, hingga memperoleh informasi tentang berbagai peristiwa dan penemuan terbaru. Kebebasan dalam mengakses informasi tersebut menjadi peluang besar untuk memperluas cakrawala berpikir. Namun, murid juga dibimbing agar mampu memilih informasi yang benar, terpercaya, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

Selain menambah wawasan, kegiatan ini memberikan pemahaman kepada murid mengenai pentingnya teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi bukan sekadar alat untuk berkomunikasi atau mencari hiburan, tetapi juga menjadi media untuk belajar, berkarya, berkolaborasi, dan menyelesaikan berbagai persoalan. Murid kelas 9 Sains 2 belajar memanfaatkan ruang digital secara produktif dengan menggunakan perangkat teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Mereka juga diperkenalkan pada pentingnya menjaga etika ketika berinteraksi di dunia maya, menghargai karya orang lain, menjaga keamanan data pribadi, serta memahami bahwa setiap aktivitas digital harus dilakukan dengan penuh kesadaran.

Pembelajaran di Laboratorium Bahasa dan Informatika MTsN Surakarta I menjadi langkah penting dalam mempersiapkan murid menghadapi masa depan yang semakin terhubung dengan teknologi. Ruang digital memberikan kesempatan kepada setiap murid untuk terus belajar kapan saja dan di mana saja, selama memiliki kemauan untuk mencari dan mengembangkan pengetahuan. Dengan memanfaatkan teknologi secara tepat, murid tidak hanya menjadi pengguna informasi, tetapi juga dapat tumbuh menjadi pembelajar yang kritis, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab. Semangat belajar tanpa batas inilah yang diharapkan mampu membekali murid kelas 9 Sains 2 untuk menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan di era digital.

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam berkembang. Membiasakan untuk menulis dan diposting ke BLOG minimal 150 kata setiap hari. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/ Untuk lebih mengetahui tentang penulis blog klik di Profile Toad Isbani. 

#Pendidikan,#Toad Isbani,#LiterasiDigital,#MenulisSetiapHari,#Literasi,#Perjuangan,#Berkarya,#informatika mtsnska1,#Wijayalabs.com,#Perjuangan,#Toad Isbani,#eventmenulissetiaphari,#lombablogomjay

 


Follow Us @soratemplates