Blog LITERASI Guru

Media untuk koreksi latihan corat-coret, menempa diri bersosial, mengkanfas sejarah kehidupan, mengukir pena menimpa noda, memupuk pahala mengikis dosa. Email : toadisbani@gmail.com ==&toadisbani.mts1@gmail.com&== SanDyaSya (GhaiSani, AninDya dan RaiSya)

Selasa, 30 Maret 2021

Ketika Orang Tua Diminta Menilai Karya Video Tugas Yang Akan Dikumpulkan

Sumber gambar: crop video tugas Kak Anindya

 

Selasa, 30 Maret 2021 | oleh: Toad Isbani         

 

Menilai memang sudah menjadi tugas dan kewajiban seorang guru, tidak bedanya dengan apa yang sering saya lakukan. Untuk kali ini adalah hal yang sangat berbeda dari apa yang pernah saya kerjakan. Kenapa?

 

Ya, menilai adalah suatu aktivitas memberikan nilai yang merupakan proses akhir dari suatu aktivitas tersebut. Anakku yang pertama dan kedua sedang dalam aktivitas yang sepertinya sibuk berdua tak boleh ada yang mengganggu. Si Kecil Raisya, yang selalu usil diminta ibundanya untuk menjaga dan menyingkir terlebih dahulu.

 

Mereka berdua sibuk, saya perhatikan sambil menerka-nerka sedang melakukan apa mereka berdua. Dan terkadang kakaknya memberikan pengertian yang sebelumnya memang saya tidak mengetahui apa yang mereka lakukan.

 

Setelah bertanya kepada istri yang sedang ngajak mainan Si Kecil Raisya, ternyata Kak Ghaisani sedang diminta bantuin adeknya (Kak Anindya) untuk merekamkan aktivitasnya. Yakni aktivitas dalam pembuatan video tugas dari gurunya. Saling kompak mereka menjalankan perannya, Kak Ghaisani dengan sabar membimbng adiknya laksana seorang produser perfilman. Sedangkan Kak Anindya yang berperan sebagai artis sekaligus aktor pemeran dalam video tersebut, siap dengan kewajiban yang harus dilakukan sesuai petunjuk dari kakaknya.

 

Selanjutnya, Kak Anin, mendatangi kami (saya, Raisya dan Istri) meminta untuk melihat dan memberi nilai video yang sudah dibuatnya untuk memenuhi tugas dari gurunya tersebut. Saya dan Istripun segera melihat video tersebut dengan penuh penasaran. Dan sungguh luar biasa hasilnya, ternyata mereka berdua sudah didik oleh situasi, kondisi dan keadaan. Lingkungan dan situasi masa pandemi telah mendidik kemandirian dan kreativitas mereka berdua.

 

Sekian dulu tulisan saya untuk hari ini, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam menulis. Membiasakan setidaknya minimal 150 kata dalam sehari untuk menulis dan diposting ke BLOG. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

 

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/

 

#Day30MaretChallenge,#ceritakelaskuhariini,#ceritamuridkuhariini,#certaanakkuhariini 

4 komentar:

Follow Us @soratemplates