Blog LITERASI Guru

Media untuk koreksi latihan corat-coret, menempa diri bersosial, mengkanfas sejarah kehidupan, mengukir pena menimpa noda, memupuk pahala mengikis dosa. Email : toadisbani@gmail.com ==&toadisbani.mts1@gmail.com&== SanDyaSya (GhaiSani, AninDya dan RaiSya)

Sabtu, 20 Maret 2021

Permen Lolipop Yang Selalu di Mulutnya

 

Sumber gambar: crop foto dari HP Pribadi

 

Sabtu, 20 Maret 2021 | oleh: Toad Isbani         

 

Permen lolipop adalah semacam kembang gula yang selalu disukai dan pasti semua anak kecil mengenalnya. Ya siapa saja kalau diberi beri permen lolipot tersebut pastilah akan dengan senang hati menerimanya, karena memang dari warnanya dan rasanya pastilah ada unsur manis. Sebenarnya yang suka permen tersebut tidak hanya anak kecil saja, anak-anak sekolah atau ABG juga menyukai permen tersebut.

Rasa permen yang manis, dan biasanya ada rasa-rasa tertentu juga seperti rasa mangga, stroberi, bluberi, nanas, dan masih banyak lagi. Kalau tau ada permen tersebut sudahlah pasti adik kecil Raisya pasti minta, dan kakak-kakaknya tak mau kalah juga pasti minta jatah untuk bagiannya juga.

Kadang kala sambil mengulum permen tersebut, si kecil sambil lari kesana-kemari dan juga bermain. Karena memang permen terebut seperti ada penyangganya, atau semacam pimpet pendek warna putih. Orang jawa mengatakan itu adalah permen sunduk.

Kalau sudah mengulum permen tersebut sambil memegangi pimpet tersebut, biasanya bergaya dan gembira ria. Kalau ada kakaknya langsung difoto karena kesan yang lucu atas tingkah lakunya.

Seperti pada gambar tersebut di atas, foto dik Raisya dengan permen yang ada dimulutnya. Sebenarnya kami sudah memberikan peringatan dan nasehat bahwa permen bikin keropos gigi, akan tetapi namanya juga anak kecil, iya-iya tetapi tetap juga nangis meminta dibeliin kalau sudah melihat permen tersebut dipajang.

Tak kalah hebatnya lagi si penjual permen atau penjaga toko sengaja menaruh permen tersebut di depan dan yang pasti terlihat dan mudah dijangkau oleh anak-anak. Memang harga tak mahal, akan tetapi rasa manis yang menggunakan pemanis dan pewarna sebenarnya juga membuat ragu pada hati dan pikiran kami selaku orang tua mereka. Tetapi terkadang semua kalah akan tangisan si kecil.

Semoga kami bisa mengatasi untuk setidaknya mengurangi kecanduan akan permen tersebut. aamiin.

 

Sekian tulisan saya untuk hari ini, karena padatnya kesibukan dan pekerjaan kantor yang masih menumpuk. Semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam menulis. Membiasakan setidaknya minimal 150 kata dalam sehari untuk menulis dan diposting ke BLOG. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

 

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/

 

#Day20MaretChallenge,#ceritakelaskuhariini,#ceritamuridkuhariini,#certaanakkuhariini

2 komentar:

Follow Us @soratemplates