Tampilkan postingan dengan label #inspirasikartini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #inspirasikartini. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 April 2021

,

Sumber gambar: Cropping foto dari WA Grup Keluarga

 

Kamis, 29 April 2021 | oleh: Toad Isbani         

 

Produktif mempunyai arti seseorang yang mempunyai aktivitas atau menciptakan sesuatu yang dapat menghasilkan keuntungan. Dapat pula diartikan seseorang yang mendatangkan atau menciptakan usaha yang dapat membantu orang lain dan dapat memberikan keuntungan.

 

Kartini adalah seorang pahlawan wanita yang memperjuangkan emansipasi perempuan. Tokoh wanita yang mempelopori kesetaraan derajat wanita dan laki-laki di Indonesia. Tokoh pahlawan nasional yang memperjuangkan kebebasan kaum wanita.

 

Kartini produktif adalah sosok perempuan yang dengan pengetahuan dan keterampilannya untuk menciptakan usaha yang mendatangkan keberuntungan. Demikian juga apa yang dilakukan oleh adek ipar (anak ragil dari mertua) ini menciptakan usaha sablon sebagai peluang pekerjaan untuk menghasilkan dan membantu saudaranya untuk mendapatkan penghasilan.

 

Keberhasilan yang diawali dengan bermodal nekat, yang semula hanya menjualkan kaos hasil sablonan, kemudian mencoba untuk melakukan sablon manual dan membuat proposal pengajuan pada instansi untuk pembuatan kaos seragam kegiatan. Dan akhirnya menghasilkan keuntungan yang disimpan dan dikumpulkan akhirnya mampu membeli peralatan untuk sablon sendiri. Usaha yang ditekuni sekarang ini semakin meningkat dan besar. Usaha yang termasuk kategori perorangan dan home industri ini semakin berkembang dan dapat membantu teman dan saudaranya untuk ikutan dalam pengelolaan dan pengerjaannya.

 

Usaha tersebut semakin dikenal oleh kalayak sekitar dan instansi maupun sekolah-sekolah dalam pengadaan kaos seragam olahraga baik siswa  maupun guru dan pegawai. Juga ada rumah makan pesan kaos maupun pakaian yang diberi sablon untuk seragam pegawai.

 

Di masa pandemi ini pendapatan dari usahanya tersebut menurun, akan tetapi masih dapat dijadikan tambahan untuk pemenuhan ekonomi keluarga dan orang tua. Semoga pandemi corona segera berakhir dan usaha adek ipar tersebut semakin banyak pelanggan dan produksinya kembali normal dan meningkat. Aamiin.

 

Berkat keteladanan dari R.A. Kartini tersebut, sehingga kaum wanita berani berkarir dan bahkan bebas dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya untuk memenuhi kebutuhan pribadi maupun keluarga dan mampu menciptakan peluang usaha atau lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar.

 

Sekian dulu tulisan saya untuk topik Wanita dan Keberhasilannya, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam menulis. Membiasakan setidaknya minimal 150 kata dalam sehari untuk menulis dan diposting ke BLOG. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/2021/01/sedulur-menjadi-strategi-guru-dalam.html

 

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/

 

#April29WritingChallenge,#inspirasikartini,#kurikulumngumpet

Selasa, 27 April 2021

,

 

Sumber gambar: Cropping foto dari HP Pribadi

 

Selasa, 27 April 2021 | oleh: Toad Isbani         

 

Kesehatan dan Gizi merupakan tambahan tugas dari bu Dewi. Ya panggilan bu Dewi sering kali terdengar dari kerabat teman se-madrasah (sekolah) dan juga dari para peserta didik yang masih berstatus pelajar di MTsN Surakarta 1.

 

Ibu Dewi Nurjanah diberi tambahan tugas sebagai pengelola Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan Pembina PMR di MTsN Surakarta 1. Beliau yang merupakan guru Bahasa Inggris dan seorang guru senior dengan pangkat dan golongan Guru Pembhina Tk. I / IV.b ini mempunyai kepribadian keibuan dan layak disebut sebagai Kartini Kesehatan dan Gizi di MTsN Surakarta 1.

 

Kiprah Ibu satu ini pantas diteladani, selain sebagai guru tetapi prestasinya menjalin hubungan baik dengan puskesmas dan juga pihak ketiga terkait dengan bidang kesehatan dan dokter-dokter puskesmas sangatlah baik. Sehingga sering disebut sebagai dokter klinik madrasah.

 

Ibu Dewi juga sering mengadakan kegiatan kemasyarakatan, dan juga mengadakan pembinaan-pembinaan usaha kesehatan dengan menggandeng pihak puskesmas setempat atau pengurus PMR tingkat kecamatan dan kota.

 

Selain mengurusi terkait dengan tambahan tugas yang erat hubungannya dengan kesehatan sekolah, beliau juga memperhatikan dan mengurusi tingkat gizi untuk madrasah. Usaha yang terkait dengan kesehatan adalah dengan mengadakan kegiatan rutin periksa kondisi fisik para guru dengan mendatangkan dokter puskesmas setiap hari selasa dan sabtu. Bahkan dengan adanya pemeriksaan gula darah juga pengobatan-pengobatan ringan.

 

Beliau juga mengadakan kegiatan gizi sehat setiap hari jum’at setiap bulannya dengan membagikan susu kedelai atau gizi lainnya kepada guru MTsN Surakarta 1. Kegiatan tersebut dilakukan sebelum adanya pandemi corona ini. Menurut Beliau dengan mengadakan kegiatan tersebut berharap guru-guru MTsN Surakarta 1 selalu sehat dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

 

Pada kegiatan gizi sehat tersebut juga dalam tempo tertentu dilaksanakan untuk para peserta didik. Sehingga wujud keberhasilan tersebut terlihat dengan banyaknya prestasi-prestasi yang dimiliki baik guru maupun peserta didik di MTsN Surakarta 1. Dengan asupan gizi yang sehat tentunya akan menjadikan sehat pula pikiran dan hati, itu pedoman dan niatan dari Ibu Dra Dewi Nurjanah.

 

Sekian dulu tulisan saya untuk topik Wanita dan Keberhasilannya, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam menulis. Membiasakan setidaknya minimal 150 kata dalam sehari untuk menulis dan diposting ke BLOG. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/2021/01/sedulur-menjadi-strategi-guru-dalam.html

 

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/

 

#April27WritingChallenge,#inspirasikartini,#kurikulumngumpet

Minggu, 25 April 2021

,

 

Sumber gambar: Print Screen Zoom Talk Show PGRI Perempuan Menginspirasi Dunia, Hari Kartini Rabu 21 April 2021

 

Minggu, 25 April 2021 | oleh: Toad Isbani         

 

Ibu Yane Ardian merupakan istri dari Walikota Kota Bogor Bp. Bima Arya. Beliau berhasil menyelesaikan program studi masternya ditengah kesibukan. Wanita yang mempunyai hobi membaca dan menulis juga melukis. Berbagai prestasi yang sangat luar biasa ada ditangan Beliau ini. Studi Master (S2) yang diselesaikannya yakni program ilmu keluarga dan perkembangan anak.

 

Perempuan yang sangat menginspirasi dengan berbagai karir sangat luar biasa. Selain pernah menjadi model majalah saat masih remaja, Beliau juga pernah menjadi finalis gadis sampul majalah Femina. Ibu Yane ini juga pernah memamerkan lima karya lukisnya di pameran perupa perempuan Bogor pada Desember 2020.

 

Ibu Yane yang aktif di berbagai kegiatan sosial ini, berhasil menggagas dan mendirikan sekolah kaum wanita yang diberi nama Sekolah Ibu. Kesuksesan beliau juga tampak dari perannya menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor dan karena peduli terhadap Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Bogor, maka Beliau dikukuhkan menjadi Bunda PAUD Kota Bogor. Sudah sepantasnya jika beliau menjadi Kartini Inspiratif Indonesia, dengan berbagai prestasinya.

 

Proses pembelajaran yang dilaksanakan selama 3 bulan, yang berada di 68 kelurahan di Kota Bogor. Yang dilaksanakan di aula-aula dengan sejumlah peserta 36 ibu-ibu untuk satu angkatan. Dengan 20 modul yang disusun dan diberikan untuk belajar. Berawal mengajak ibu-ibu untuk merumuskan  melalui program 10 pokok PKK. Mengajak untuk menanamkan program 8 fungsi keluarga. Melalui sekolah ibu yang sudah dilaksanakan di Kota Bogor Timur sebagai pilot projek.

 

Ibu-ibu yang dari berbagai latar belakang ekonomi, pengetahuan dan juga fisik berkumpul untuk belajar bersama sesuai dengan kebutuhan yang dirumuskan dalam 20 modul tersebut. Sehingga tahun 2018 dilaksanakan secara serempak dan berhasil meluluskan 2448 ibu-ibu dari 68 kelurahan di Kota Bogor.

 

Yang melatarbelakangi untuk mendirikan sekolah ibu adalah karena venomena sosial di masyarakat adanya pernikahan dini, tingkat perceraian yang tinggi, pornografi dan juga kecanduan gadget. Jika ibu bahagia maka suami dan anak akan tiga kali lebih bahagia. Itulah yang sangat menginspirasi para perempuan Indonesia.

 

Tujuan didirikan sekolah ibu adalah untuk merubah perilaku, untuk memperluas persepsi, dan menambah wawasan. Pembelajaran yang diajarkan dalam sekolah ibu adalah konsep dasar perkawinan sampai dengan cinta tanah air dan untuk membangun bangsa Indonesia. 

 

Sekian dulu tulisan saya untuk topik Wanita dan Keberhasilannya, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam menulis. Membiasakan setidaknya minimal 150 kata dalam sehari untuk menulis dan diposting ke BLOG. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/2021/01/sedulur-menjadi-strategi-guru-dalam.html

 

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/

 

#April25WritingChallenge,#inspirasikartini,#kurikulumngumpet

Jumat, 23 April 2021

,

 

Sumber gambar: Print Screen Zoom Talk Show PGRI Perempuan Menginspirasi Dunia, Hari Kartini Rabu 21 April 2021

 

Jum’at, 23 April 2021 | oleh: Toad Isbani         

 

Ibu Jane Ahlstrand, adalah perempuan hebat yang dilahirkan di Australia dan mau belajar bahasa Indonesia serta belajar budaya Indonesia khususnya tarian Bali kemudian mengenalkan dan mengajarkan tarian Bali Indonesia tersebut di negara Australia. Sungguh apresiasi yang tinggi terhadap Beliau.

 

Dalam acara temu wicara atau talk show tersebut Beliau menyampaikan bahwa perempuan harus memiliki kebebasan, dari apa yang dipetik dari ajaran Kartini dengan mengambil kata kunci “perempuan yang merdeka”. Wanita bebas berpendidikan, bebas menentukan untuk menikah dan tidak menikah, juga bebas untuk diakui dalam berkarier. Pada dasarnya sudah banyak wanita-wanita yang berkarier akan tetapi terkadang masih kurangnya pengakuan dari masyarakat atau kalayak tentang kemampuan, dan daya dari seorang wanita.

 

Ibu Jane juga berprofesi sebagai seorang pendidik dan mengajarakan tarian dari Bali Indonesia di tempatnya mengajar di Australia tanpa pungutan biaya. Ada siswanya dalam belajar menari berasal dari Indonesia yang sedang menempuh belajar di Australia. Sungguh sangat luar biasa.

 

Dalam acara talk show tersebut juga dikatakan bahwa Indonesia begitu indah dan banyak sekali budaya-budayanya. Semoga budaya Indonesia semakin dikenal di luar negeri dan semakin membawa kejayaan Indonesia dalam kancah peradaban dunia. Aamiin.

 

Sekian dulu tulisan saya untuk topik Wanita dan Keberhasilannya, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam menulis. Membiasakan setidaknya minimal 150 kata dalam sehari untuk menulis dan diposting ke BLOG. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/2021/01/sedulur-menjadi-strategi-guru-dalam.html

 

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/

 

#April23WritingChallenge,#inspirasikartini,#kurikulumngumpet

Rabu, 21 April 2021

,

Sumber gambar: cropping foto dari HP pribadi

 

Rabu, 21 April 2021 | oleh: Toad Isbani         

 

Sosok Kartini tidaklah asing bagi semua warga dan masyarakat Indonesia. Wanita yang berjuang membela hak-hak kaum perempuan dan merupakan seorang pahlawan nasional. Perjuangan untuk memperoleh kebebasan, persamaan hukum, pendidikan yang layak juga mengembangkan karier serta kehidupan yang baik.

 

Sosok wanita yang menjadi inspirasi dan menjadi suri teladan serta semangat penuh pengabdian seperti halnya ibu pahlawan nasional R.A. Kartini menurut pribadi saya tidak lain adalah ibu Suyati. Beliau sosok wanita yang patut mendapat julukan Kartini Honorer MTsN Surakarta 1, karena pengabdiannya yang tidak dapat diukur dengan materi. Walaupun sebagai pegawai tidak tetap atau pegawai non PNS akan tetapi semangat dalam bekerja patutlah diacungi dua jempol sekaligus.

 

Ibu Suyati sosok keibuan, setiap kegiatan yang melibatkan madrasah (MTsN Surakarta 1) beliau pasti ada. Karena kecekatannya dalam hal terkait akomodasi ataupun konsumsi untuk setiap kegiatan banyak yang menyebutkan beliau sebagai ibu konsumsi. Ibu Suyati sekarang ini melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai pegawai honorer staf pengajaran dan juga bagian koperasi madrasah.

 

Meskipun saya mengenal ibu Suyati ini sejak September 1997, akan tetapi menurut informasi yang saya dapatkan, bahwa ibu Suyati mengabdi di MTsN Surakarta 1 sejak tahun 1985. Masa kerja dan pengabdian yang begitu lama kurang lebih 36 tahun sebagai honorer, patutlah saya sebut sebagai Kartini Honorer MTsN Surakarta 1. Beliau satu-satunya wanita honorer yang masih bertahan sampai sekarang ini. Pada waktu itu tidak hanya beliau yang menjadi tenaga honorer menurut informasi yang saya dapatkan. Banyak yang sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), baik yang diangkat dan masih bertugas di MTsN Surakarta 1, ada juga yang ditugaskan di instansi lain.

 

Ibu Suyati, yang dulu juga merupakan alumni MTsN Surakarta 1 tahun 1979 ini menghabiskan waktu hidupnya hanya di MTsN Surakarta 1. Usia Beliau yang sekarang ini sudah berkepala lima, tentunya memang sudahlah tidak dapat dikatakan muda lagi, akan tetapi etos kerjanya patutlah ditiru dan dicontoh bahkan dapat dijadikan panutan. Kedisiplinan yang dilakukan menjadikan kagum saya, setiap hari beliau selalu berangkat awal waktu. Jika ada kegiatan yang mengharuskan untuk datang lebih awal pastilah Beliau yang akan lebih dahulu datangnya.

 

Semangat bekerja yang tidak pernah kendor walau berstatus honorer tentunya menjadi contoh pendidik dan tenaga kependidikan di madrasah. Ibu Suyati sudah menjadi ibu angkat saya bahkan bagi teman-teman rekan kerja di MTsN Surakarta 1. Karena pendidik honorer (guru tidak tetap) dan tenaga kependidikan (pegawai tidak tetap) yang paling tua adalah ibu Suyati dan yang mempunyai masa kerja paling lama yaitu selama 36 tahun hanyalah Beliau.

 

Tidak ada maksud apa-apa saya dalam menuliskan tulisan ini, hanya sekedar untuk menyebutkan bahwa pengabdian beliau dan etos kerja juga semangat, tekun, tanggen dalam mengabdikan diri di MTsN Surakarta 1 yang patut dicontoh. Kartini yang berjuang tanpa pamrih dan percaya atas kehendak dan garis takdir Yang Maha Kuasa ada dalam diri pribadi ibu Suyati. Segala daya upaya pastilah kita lakukan dalam berkehidupan, akan tetapi Allah SWT yang menjadi penentu kita. Semoga ibu Suyati selalu diberi kekuatan, kesehatan dan keberkahan riski. Aamiin.

 

Jika ada salah tulisan dan tidak berkenannya tulisan saya dalam menyebutkan Kartini honorer, saya secara pribadi mohon maaf yang sebesar-besarnya dan semoga dengan tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi saya pribadi dan pembaca semua dalam meningkatkan etos kerja dan motivasi dalam bekerja.

 

Sekian dulu tulisan saya untuk topik Wanita dan Keberhasilannya, semoga ada manfaat untuk para pembaca semua. Tetap harus belajar dan semangat dalam menulis. Membiasakan setidaknya minimal 150 kata dalam sehari untuk menulis dan diposting ke BLOG. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin. Salam SEDULUR.

https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/2021/01/sedulur-menjadi-strategi-guru-dalam.html

 

Silahkah diuprek  Blog Toad Isbani di URL : https://toadisbanimtsn1solo.blogspot.com/

 

#April21WritingChallenge,#inspirasikartini,#kurikulumngumpet 

Follow Us @soratemplates