Blog LITERASI Guru

Media untuk koreksi latihan corat-coret, menempa diri bersosial, mengkanfas sejarah kehidupan, mengukir pena menimpa noda, memupuk pahala mengikis dosa. Email : toadisbani@gmail.com ==&toadisbani.mts1@gmail.com&== SanDyaSya (GhaiSani, AninDya dan RaiSya)

Rabu, 21 Oktober 2020

Jamu Godogan Jawa Bikin Bregas

 

Rabu, 21 Oktober 2020 | oleh: Toad Isbani

Pagi ini Rabu 21 Oktober 2020, saya mencoba jalan ke gang depan rumah. Udara pagi yang begitu sejuk dan terbilang masih dingin, padahal sudah jam 6:35, ya mungkin karena semalaman hujan dan baru sekitar subuhan tadi reda dan sudah berhenti hujannya. Biasanya jam 6:00 WIB saya sudah beranjak berangkat ngantor dan tidak pernah peduli lingkungan sekitar. Hari ini saya menyempatkan diri untuk keluar rumah dari jam limaan, ya karena ada jadwal kerja dari rumah (Work From Home).

Beberapa langkah melihat ada grobag jamu jawa yang didorong dari belakang dan ternyata jualan jamu godogan jawa. Pikir-pikir dulu biasanya waktu di desa dulu sering minum jamu tersebut kucoba beli dan ditanya sama yang jual, mau langsung diminum atau diplastik Mas e? Saya jawab enteng diplastik saja, karena minumnya masih nanti. Yang jual menimpali lagi, jamu begini bagusnya malah sebelum sarapan mas, biar lebih seger dan bregas. Nah yang pengen seger dan bregas bisa minum jamu godogan jawa bisa seger dan bregas yang lebih bikin kaget lagi harganya seporsi hanya Rp. 2.000,- murahkan?

Tidak berat dikantong dan bikin awet muda ternyata, buktinya baru beli saja sudah dipanggil mas, muda banget. Nah jangan pikir lama-lama, minum jamu godogan jawa bikin seger, bregas dan awet muda.

Sayangnya di warung dan toko online belum ada yang jualan jamu godogan jawa siap minum, karena memang tidak ada pengawetnya.

Bregas adalah istilah orang jawa yang menyatakan suatu fisik kuat dan sehat (tidak loyo).

 #Day15AISEIWritingChallenge #100katabercerita #30hariAISEIbercerita

6 komentar:

Follow Us @soratemplates