Blog LITERASI Guru

Media untuk koreksi latihan corat-coret, menempa diri bersosial, mengkanfas sejarah kehidupan, mengukir pena menimpa noda, memupuk pahala mengikis dosa. Email : toadisbani@gmail.com ==&toadisbani.mts1@gmail.com&== SanDyaSya (GhaiSani, AninDya dan RaiSya)

Rabu, 30 Desember 2020

Bedah Buku “AGAR PJJ TAK LAGI MEMBOSANKAN” Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD)

Sumber gambar: foto kiriman dari grup WA Belajar Menulis Gel.14 diedit Rabu 30/12/2020

 

Rabu, 30 Desember 2020 | oleh: Toad Isbani                        postingan ke-101 th 2020

 

Bedah Buku, mungkin tidak asing lagi dalam dunia pendidikan dan dikalangan masyarakat umum tentang kata bedah buku. Bedah buku merupakan kegiatan pemahaman, koreksi dan penelaahan isi mutan maupun konten dalam buku tersebut untuk kalayak atau publik. Pada kesempatan zoomingan pada hari ini Selasa, 29 Desember 2020 sesuai yang dijadwalkan yakni, jam 19.30 – 21.30 WIB. Pembahasan bedah buku di sini adalah untuk beberapa buku yang di launchingkan dan diterbitkan oleh Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) pada masa pandemi. Untuk pembicara atau pembahas buku adalah Omjay (Bapak Wijaya Kusumah), Bu Kanjeng (Ibu Sri Sugiastuti, M.Pd.), Cak Imin (Bapak Muminin, S.Pd., M.Pd), Bapak Suparno, S.Pd., M.Pd dari Magetan. Untuk pertemua zoom bedah buku ke-5 ini di moderatori oleh Ibu Noralia Purwa Yunita, M.Pd, akan tetapi karena berhalangan hadir digantikan oleh Ibu Aam H.

Sumber gambar: foto kiriman dari grup WA Belajar Menulis Gel.14 Rabu 30/12/2020 

Pengalaman Omjay (Bapak Wijaya Kusumah, M.Pd) menerbitkan buku gratis di Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD). Diawali dengan menuliskan buku dari tulisan yang berada di blog yang dibantu oleh Bapak Dian Kalana dari YPTD. Dan pada kesempatan malam hari ini, Selasa 29 Desember 2020 sedang sakit, dipimpin oleh Omjay untuk mendoakan kesembuhan dari Bapak Dian Kelana. Keprihatinan dari Omjay atas proses pembelajaran jarak jauh yang membosankan tersebut, akhirnya bersama dengan kawan-kawan pemerhati pendidikan dan juga guru-guru hebat membuat dan menerbitkan buku. Dan dengan bantuan juga kerjasama dengan YPTD menerbitkan buku dengan judul “Agar PJJ Tidak Lagi Membosankan” Dalam buku tersebut dibedah dibahas pada kesempatan pertemuan zoom malam ini.

 

Buku tersebut diterbitkan gratis oleh YPTD (Perumahan Bumi Harapan Permai, Jl. Bumi Pratama VIII Blok A23, Jakarta). Untuk sampul kaver juga editornya Bapak Dian Kelana dan untuk layout isi dibantu oleh Bapak Maksum. Gambaran singkat dari isi buku tersebut adalah bagaimana cara membuat pembelajaran tidak membosankan. Dan menggali dari beberapa pembelajaran para guru dalam menciptakan pembelajaran efektif dari rumah. Faktor utamanya dalah adanya jaringan internet yang lancar, jika tidak lancar maka tidak lagi mengasikkan tetapi malah membosankan. Harus menciptakan pola pembelajan yang mampu memanfaatkan jaringan internet tersebut baik assinkronous maupun sinkronous. Guru juga harus membuat jadwal dan diberikan kepada siswa agar pembelajaran terjadi secara teratur. Perlu adanya kolaborasi dan komunikasi terhadap para orang tua siswa agar terjalin komunikasi baik, antara guru, pihak sekolah, siswa dan juga orang tua tersebut. Kemudian guru harus memanfaatkan teknologi yang ada dan dapat digunakan oleh semua pihak. Di antaranya daftar isi dari buku tersebut adalah:

1.      Agar PJJ Tak Lagi Membosankan

2.      Wahai guru, Siaplah Menerima Perubahan

3.      Menulislah Untuk Berprestasi

4.      Apakah Bisa Menghasilkan Uang Dengan Bekerja Hanya Dari Rumah

5.      Menciptakan Pola Pembelajaran Dari Rumah

6.      Catatan Diskusi Tata Kelola Organisasi Profesi Guru

7.      Inilah Hasil refleksi Organisasi Profesi Guru

8.      Saya Optimis Organisasi Profesi Guru Bisa Bersatu

9.      Kompasiana Itu Buku Yang Siap Ditulis

10.  Apakah Murid SD Sudah Bisa Menulis Kartul?

11.  Kemandirian TIK, Pentingkah?

12.  Apakah Karena Sudah Terkenal di Kompasiana?

13.  Bagaimana Format Sebuah Disertasi

14.  Pengalaman Sukses Para Guru yang Melaksanakan PJJ

15.  Jadilah Seperti Air Yang Tenang

16.  Belajarlah dari Penghapusan Matpel TIK yang Digantikan Prakarya

17.  Bisakah Anda Menulis 1000 Kata Perhari?

18.  Berjanjilah Menulis 1000 Kata Perhari

19.  Menadi Guru Di Zaman Corona

 

Demikian sedikit resume yang dapat saya tuliskan. Untuk lebih jelasnya paparan dari para pembahas sampai akhir acara silahkan dapat mengakses channel youtube dengan klik URL : https://www.youtube.com/watch?v=ZSoBpXDY7nM&feature=youtu.be

Bisa juga di klik video di bawah ini :

Jadilah pembaca yang lengkap dan menyaksikan yang terpapang dalam video secara komplet. Semoga bermanfaat untuk semua kalangan pembaca. Terimakasih yang sudah membaca dan meninggalkan jejak komentar pada tulisan ini. Ada salah dan kurangnya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan Alhamdulillah postingan tulisan ini merupakan postingan ke 101 di blog penulis pada tahun 2020.

#Dec30AISEIWritingChallenge 

16 komentar:

  1. Terima kasih Resimen ya P Toad, Selamat utk 101 postingannya semoga makin sukses di tahun 2021

    BalasHapus
  2. Terima kasih Resimen ya P Toad, Selamat utk 101 postingannya semoga makin sukses di tahun 2021

    BalasHapus
  3. Selamat pak, sudah 101 tulisan di blog, mantap!

    BalasHapus
  4. Hebat bisa konsisten dlm menulis. Selamat sudah 101 tulisannya di blog. Semangat terus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih. semua juga motivasi dari sahabat pembaca semua. siap. aamiin.

      Hapus
  5. Hebat bisa konsisten dlm menulis. Selamat sudah 101 tulisannya di blog. Semangat terus.

    BalasHapus
  6. Keren bapa pencapainya...
    Sukses selalu ya pa.

    BalasHapus

Follow Us @soratemplates